Image

Waspada! Jari Anak yang Terjepit Pintu Berisiko Amputasi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 09:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 13 481 1794552 waspada-jari-anak-yang-terjepit-pintu-berisiko-amputasi-iSDP6TxwDs.jpg Bahaya Anak Terjepit Pintu (Foto: Dailymail)

ANAK Anda pernah mengalami masalah jari terjepit pintu? Mungkin terdengar sepele. Tapi, menurut dokter bedah plastik, dampak yang ditimbulkan dari kasus tersebut cukup berisiko bagi si anak.

Dalam beberapa kasus, jari yang terjepit pintu dapat menyebabkan rasa sakit kronis, migran, depresi, bahkan sampai harus dilakukan amputasi di kemudian hari. Pernyataan tersebut dijelaskan The British Association of Plastic and Reconstructive Surgeons (Bapras).

Lebih lanjut lagi, Bapras menyarankan agar setiap orangtua memasang kait pengaman di setiap pintu yang ada di rumah.

Perlu diketahui, sekitar 30.000 anak mengalami kondisi ini setiap tahunnya. Dimana, dari jumlah tersebut, 1.500 anak sampai harus dilakukan tindakan operasi. Ya, salah satu alasannya karena kondisi tulang si anak yang cukup parah.

Dijelaskan terpisah, ada 3 penyebab utama atau dapat dikatakan lokasi paling sering terjadinya kasus ini, yaitu loker pemadam kebakaran yang ada di dalam rumah, pintu rumah, dan pintu mobil.

Bicara mengenai pemasangan alat pengendali pintu, Bapras menyarankan untuk menggunakan busa atau karet yang diselipkan di engsel pintu. Itu dilakukan agar pintu tidak langsung membanting dan menjadi risiko bagi anak-anak.

Sementara itu, Juru bicara Bapras dan ahli bedah plastik di Royal Free Hospital, London Anna De Leo, mengatakan luka yang sangat serius biasanya mengharuskan pasien perlu menjalani perawatan klinik, operasi sinar-X, perawat tindak lanjut, dan kemungkinan fisioterapi.

Sebab, jari yang terjepit pintu mengakibatkan 20 persen pasien kehilangan kekuatan tangan dan bisa menghambat aktivitas sehari-harinya.

De Leo menambahkan, orang sering meremehkan pentingnya jari mereka dalam menjalankan tugas sehari-hari, seperti mengikat tali sepatu atau menggunakan keyboard komputer. Nah, kalau sudah terjepit pintu, biasanya untuk bisa melakukan hal itu saja sudah sulit. Makanya, harus lebih berhati-hati.

Kemudian, siapa yang paling berisiko mengalami kecelakaan ini? Diketahui, anak laki-laki berusia 4 tahun lah yang paling berisiko. Dengan kata lain, tidak menutup kemungkinan anak dengan usia dan jenis kelamin lainnya tidak punya risiko kecelakaan ini. Intinya, selalu jaga anak Anda dari bahaya risiko kesehatan, khususnya ketika si anak berada di rumah.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini