Image

Mengenal Lebih Dekat Sosok Mesty Ariotedjo, Dokter Sekaligus Model yang Menginspirasi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 15:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 13 481 1794757 mengenal-lebih-dekat-sosok-mesty-ariotedjo-dokter-sekaligus-model-yang-menginspirasi-bihmqy1Bpu.jpg Mesty Ariotedjo (Foto: Dimas/Okezone)

PREDIKAT cantik, muda, dan inspiratif memang layak disematkan pada sosok Mesty Ariotedjo. Meski memiliki segudang kesibukan, dokter muda yang satu ini selalu menyempatkan diri untuk membantu orang-orang yang membutuhkan, khususnya di bidang kesehatan. Saat ditanya lebih dalam mengenai ketertarikannya terjun dalam kegiatan sosial, Mesty menjawab bahwa ia terinspirasi dari sang ibunda tercinta.

“Dari kecil saya telah melihat ibu menolong orang dengan cara yang berbeda. Seperti ketika ia bertemu dengan seorang pemulung, tanpa sungkan ia langsung mengajaknya makan. Dari situlah saya belajar bahwa memberikan atau membantu orang sekecil apapun, ternyata dapat menciptakan perasaan bahagia yang tidak bisa terungkapkan,” tutur Mesty saat ditemui di Aston Hotel Suites, Kuningan, Jakarta, Kamis 12 Oktober 2017.

(Baca Juga: 5 Kebohongan Wanita yang Dapat Terbaca saat Kencan Pertama Kali)

Sebelumnya, Mesty tidak terpikir untuk menjadi seorang dokter. Namun setelah melihat berbagai kebaikan yang dilakukan sang ibunda, ia pun tertarik untuk mencari pekerjaan yang bermanfat bagi banyak orang yakni, menjadi dokter. Setelah mendapat gelar kedokteran dari salah satu universitas ternama Indonesia, Mesty kemudian memutuskan untuk mengambil program PTT (Pegawai Tidak Tetap) di Kota Ruteng, Flores.

(Baca Juga: Waspada! Jari Anak yang Terjepit Pintu Berisiko Amputasi)

Di kota ini, ia menyadari bahwa kualitas serta fasilitas rumah sakit di beberapa daerah di Indonesia masih jauh dibawah standar. Salah satu contoh yang membuat ia tertegun adalah ketika membantu seorang pasien wanita yang mengalami pendarahan otak akibat kecelakaan yang dialaminya.

“Sebetulnya dia harus dirujuk ke Bali, karena rumah sakit di Ruteng belum bisa menangani pendarahan otak. Karena tidak memiliki biaya, orang tua wanita itu pasrah dan akhirnya ia pun meninggal. Berangkat dari pengalaman tersebut, saya pun tertarik untuk mendirikan WeCare.id,” jelasnya.

(Baca Juga: Luncurkan Rasa Terbaru yang Misterius, Perusahaan Biskuit Terkenal Ini Tawarkan Hadiah Lebih dari 500 Juta!)

WeCare.id merupakan sebuah platform online berkonsep crowdfunding, yang memberikan fasilitas kesehatan kepada masyarakat yang tidak mampu. Platform yang telah berdiri sejak Oktober 2015 itu kini telah menangani lebih dari 300 pasien, dan berhasil mengumpulkan dana sebanyak Rp2,4 miliar.

Berkat jiwa kepeduliannya itu, Mesty juga sempat masuk dalam daftar wanita muda tersukses di Asia di bawah usia 30 versi Forbes. Perjalanan karier Mesty pun terus berlanjut. Setelah mengabdi selama kurang lebih 1 tahun di Kota Ruteng Flores, ia pun kembali ke Ibu Kota Jakarta dan kini menjadi calon dokter spesialis anak di Rumah Sakit Cipto Mangun Kusumo.

(Baca Juga: OMG!! Mayat Bayi Ditemukan di Tumpukan Cucian Kotor, Pihak Rumah Sakit Dituntut Rp675 Juta)

Menurutnya, dengan menjadi dokter anak ia bisa tidak hanya mengobati tetapi juga berdiskusi dengan orang tua pasien. Hal tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Mesty memutuskan untuk menjadi dokter spesialis anak.

“Saya ingin membuat setiap individu menjadi lebih positif caranya dengan berdiskusi bersama orang tua pasien. Karena setelah melewati usia 15-16 tahun, karakter atau kepribadian manusia akan sulit untuk diubah. Selain itu, ketika menangani pasien anak meski stamina dan tubuh sedah lelah, saya seperti mendapat kekuatan dan kembali bersemangat,” kata Mesty sambil tersenyum.

Ketika ditanya apakah profesi sebagai model sekaligus musisi mengganggu pekerjaan utamanya sebagai dokter, Mesty menjawab bahwa hal tersebut justru menjadi sebuah “blessing in disguise” (rahmat yang tersembunyi).

“Dari awal modelling memang sudah banyak yang nyinyir. Kalau sudah jadi dokter ya jadi dokter saja. Tetapi saya melihar dari sudut pandang lain. Ketika masyarakat tahu saya secara individu, sosialisasi atau ilmu yang hendak saya berikan kepada masyarakat pun lebih mudah diterima. Ini juga menjadi salah satu alasan saya tertarik untuk menjadi brand ambassador Wardah Cosmetics, karena mereka juga memiliki inspiring movement dan mensuarakan kepositifan,” tukas Mesty.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini