Image

Mana yang Lebih Baik, Cuci Tangan Pakai Air dan Sabun atau Hand Sanitizer?

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Jum'at 13 Oktober 2017, 23:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 13 481 1795184 mana-yang-lebih-baik-cuci-tangan-pakai-air-dan-sabun-atau-hand-sanitizer-Y847oPux1P.jpg Ilustrasi (Foto: MSUtoday)

PERKEMBANGAN zaman membuat segalanya lebih mudah, tak terkecuali dalam membersihkan tangan. Jika dahulu membunuh kuman hanya bisa dilakukan dengan mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir maka kini ada alat canggih pengusir kuman di tangan bernama hand sanitizer.

Banyak yang bertanya apakah hand sanitizer mampu mengusir kuman seoptimal mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir? Jawabannya adalah ya. Hal ini dijelaskan langsung oleh dr. Eni Gustina, MPH selaku Direktur Kesehatan Keluarga Kementrian Kesehatan saat ditemui Okezone di Jakarta.

Perempuan ramah yang akrab disapa dr. Eni ini mengatakan mencuci tangan menggunakan air dan sabun bisa membunuh kuman sebanyak 80 persen. Demikian juga jika menggunakan hand sanitizer, bahan pembersih ini bisa jadi solusi membersihkan tangan saat tidak ada air dan sabun. Namun penggunaannya terbatas alias tidak bisa digunakan secara terus menerus.

"Bisa jadi alternatif tapi bukan prioritas. Menggunakan hand sanitizer atau cairan alkohol yang banyak di rumah sakit itu memang bisa membunuh kuman, membuat tangan steril lagi tapi ketika bisa menemukan air sebaiknya memang harus segera mencuci tangan. Artinya bisa dipakai tapi dalam jangka waktu tertentu," jelas dr. Eni.

Lebih lanjut dr. Eni menjelaskan kandungan sanitizer sama seperti kandungan dalam sabun dan alkohol yakni mengandung peroksida yang mampu membunuh kuman. " Di rumah sakit juga disarankan memakai ini, tetapi ada batasnya. Tidak bisa terus-terusan," lanjut dr. Eni.

Hand sanitizer ini hanya sebuah solusi ketika butuh membersihkan tangan dengan waktu cepat. Apalagi saat tidak bisa menemukan air dan sabun. "Penggunaannya mudah karena hanya cukup dioleskan tetapi kembali lagi, pastikan tangan tidak dalam kondisi yang sangat kotor," tutup dr. Eni.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini