nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tunggu Makanan 2 Jam, Perempuan Muda Malah Dipukuli Pegawai Restoran

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 14 Oktober 2017 18:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 14 298 1795452 tunggu-makanan-2-jam-perempuan-muda-malah-dipukuli-pegawai-restoran-7i8QDhWhcL.jpg

MENUNGGU memang merupakan kegiatan yang sangat menyebalkan. Apalagi jika Anda harus menanti tanpa kepastian hingga berjam-jam lamanya.

Berbicara soal menunggu, seorang wanita asal Hainan, China, harus mengalami nasib buruk setelah seorang pria pengantar makanan memukulinya hingga berdarah.

Dilansir dari Shanghaiist, Sabtu (14/10/2017), kejadian ini berluma ketika wanita dengan nama samaran Xiao He, memesan makanan pada Sabtu malam pukul 18.07. Ia menggunakan aplikasi pengatar makanan Ele.me yang tengah populer di China.

Restoran tempatnya memasan makanan ternyata berlokasi hanya 10 menit dari apartemennya di Haikou. Xiao He akhirnya mengansumsikan bahwa pengiriman makanan tidak akan memakan waktu yang lama.

Namun pada kenyataannya, wanita yang baru saja mendapat gelar sarjananya itu, harus menunggu hingga beberapa jam. Ia kemudian mencoba menelepon kembali pihak restoran untuk memastikan pesanannya. Namun respons dari salah satu pegawai restosan sangat kasar terhadap Xiao He.

Pada pukul 20.20, makanannya sampai. Ia pun memutuskan untuk mengambi l sendiri makanan tersebut ke restoran. Pegawai yang berbicara dengannya di telepon mengatakan bahwa ia akan menemuinya di depan pintu restoran.

(Baca Juga: Thailand, Surganya Sex Tourism Asia)

Setibanya di depan pintu restoran, pria pengantar makanan itu mendadak marah ketika Xiao He menanyakan nama lengkapnya. Ia khawatir Xiao He akan menulis review negative tentangnya. Tanpa berpikir panjang, pria tersebut kemudian mengambil kunci pengaman sepeda, lalu menghantamkannya ke kepala Xiao He.

Beruntung, sang pemilik restoran dengan sigap menahan tindakan kasar yang dilakukan oleh pria pengantar makanan itu. Salah satu teman Xiao He pun datang untuk membawanya ke rumah sakit terdekat.

Kejadian seperti ini bukan pertama kalinya dialami oleh masyarakat China. Bulan September lalu, seorang pria hampir tewas karena dipukul oleh sekelompok preman. Usut punya ust, hal ini terjadi karena istri pria itu menulis review yang sangat buruk tentang sebuah restoran di aplikasi pengiriman makanan. Mengingat review negatif dapat merusak reputasi makanan di mata pelanggan, pemilik restoran kemudian mengutus beberapa preman untuk ‘menghabisi’ si penulis review.

(Baca Juga: Berlatar Matahari Terbenam, Cantiknya Kahiyang Ayu saat Sesi Pemotretan di Candi Borobudur)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini