Keren! Ada Sikat Gigi Anti Jatuh Buatan Anak SD, Seperti Apa Bentuknya?

Dewi Kania, Jurnalis · Sabtu 14 Oktober 2017 21:57 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 14 481 1795538 keren-ada-sikat-gigi-anti-jatuh-buatan-anak-sd-seperti-apa-bentuknya-2aq3NLYdy2.jpg Ilustrasi (Foto: Kidsdentalonline)

MUNGKIN Anda pernah kesal saat menggosok gigi, sikat dan pasta gigi selalu terjatuh tanpa sengaja. Nah, kini ada loh sikat gigi anti jatuh yang unik dan aman digunakan.

Siswa-siswi sekolah dasar zaman sekarang nampaknya semakin kreatif. Ide-ide unik mereka rupanya ditampung oleh KJSA Award. Dua anak SD, Prajna Wijaya dan Evan Verellino, telah menciptakan sikat gigi anti jatuh yang aman digunakan untuk menggosok gigi sampai bersih.

Prajna dan Evan, dua murid SDS Narada Jakarta kelas 6 SD. Mereka menciptakan sikat gigi anti jatuh yang dibuat dari tabung suntikan yang pas dipegang oleh tangan alias handie.

Mereka memikirkan bagaimana caranya membuat sikat gigi untuk yang sangat cocok dipakai untuk anak-anak sebayanya dan lansia. Eksperimen ini mereka buat berdasarkan pengalamannya ketika membersihkan rongga mulutnya.

(Foto: Dewi/Okezone)

Prajna dan Evan memanfaatkan tabung suntik yang tak terpakai. Cara penggunaannya yakni pasta gigi dimasukkan ke tabung suntik. Saat dipasang di bagian itu, pasta gigi tak akan jatuh berulang kali.

Kemudian pasta gigi dikeluarkan lewat lubang suntikan yang kecil dan dioles di bagian sikatnya. Pemakainya hanya mendorong piston suntikan sehingga pasta gigi yang tersimpan akan mengalir keluar melalui lubang di bagian sikat.

Nah, dengan cara ini, seseorang tidak lagi kesulitan saat menggosok gigi. Mengingat kebiasaan satu ini wajib dilakukan setiap hari, maksimal tiga kali.

Kebiasaan menggosok gigi juga harus dikenalkan sejak bayi usia 6 bulan. Apalagi di usia anak-anak juga harus rajin gosok gigi untuk mencegah gigi berlubang.

Tapi karena sering menyikat gigi dan alatnya terjatuh, membuat mereka kesal dan malas. Belum lagi, alat yang Anda pakai bisa terpapar bakteri dan kuman yang bersarang di toilet. Akhirnya, banyak gangguan kesehatan rongga mulut yang dialami sejak kecil.

Berkat karya sains yang unik tersebut, para ahli memberikan apresiasi kepada anak-anak yang kreatif. Inovasi mereka sangat menarik dan tak disangka-sangka.

"Berkat teknologi yang berkembang, anak-anak lebih inovatif dan kreatif. Ide mereka murni dari pemikiran sendiri," ujar Deputi Ilmu Pengetahuan Teknik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Dr LT Handoko saat ditemui di Jakarta, baru-baru ini.

Hasil karya sains dari anak-anak yang unik tersebut juga diharapkan dapat membantu memecahkan masalah di sekitarnya. Apresiasi untuk mereka juga tak sekedar patut diacungi jempol.

Melalui inisiatif ini, anak-anak bisa berani berkarya dan menjadi scientists cilik yang jagoan. Apakah Anda tertarik untuk membuatnya sendiri di rumah?

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini