nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Demi Kesehatan, Jangan "Share" Barang Ini ke Orang Lain!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 16 Oktober 2017 13:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 16 481 1796117 demi-kesehatan-jangan-share-barang-ini-ke-orang-lain-EkqHQ0FLZE.jpg Sikat Gigi (Foto: Huffingtonpost)

BERBAGI dengan sesama itu adalah kebaikan. Hal yang pastinya akan membuat diri Anda bahagia. Tapi, tidak selamanya berbagi itu baik, lho.

Jangan berasumsi negatif dulu. Faktanya memang begitu. Kalau Anda membagikan atau kata lainnya meminjamkan 5 barang ini ke orang lain, risiko kesehatan pun bakal lebih besar. Apa saja itu?

1. Sabun batangan

Barang ini memang tidak begitu direkomendasikan untuk dipakai. Sabun cair memang lebih baik dibandingkan sabun batangan. Sebab, ketika Anda menggunakan sabun batangan, kuman atau kotoran yang menempel dari tubuh akan menempel di sabun tersebut.

Studi mengenai masalah ini pernah diterbitkan. Dijelaskan bahwa sabun batangan biasanya tidak kering terutama di bagian bawah. Ini menyebabkan akumulasi bakteri, jamur, dan ragi yang bisa dilalui dari satu orang ke orang lain.

2. Helm

Barang ini menjadi alat yang sering dipinjamkan. Apalagi mengingat ojek online semakin menjamur. Perlu Anda tahu, di helm yang sering digunakan itu dikhawatirkan menyimpan bakteri atau kutu yang bisa memapar kepala Anda. Makanya, sebisa mungkin pakai pelidung kepala sebelum mengenakan helm.

3. Deodoran roll

Pernah pakai deodoran orang? Atau meminjamkan deodoran ke orang lain? Awas! Bahaya penularan bakteri pun bisa terjadi. Apalagi kalau orang yang Anda pinjami punya masalah keringat berlebih.

4. Alat Make-up

Biasanya ini banyak dilakukan antar perempuan. Pinjam sana, pinjam sini. Padahal, dengan meminjamkan alat kosmetik ke orang lain, risiko infeksi atau iritasi bisa saja terjadi. Bukannya pelit, tapi kebersihan diri itu lebih penting!

5. Sikat gigi

Ini yang paling berisiko! Jangan sekali-kali Anda memakai sikat gigi milik orang lain, sekalipun keluarga sendiri. Sebab, kuman di mulut yang terbilang banyak akan sangat mudah menempel di sikat dan penyebarannya pun lebih mudah.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini