nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Normalkah Anak Usia 10 Tahun Mengalami Keputihan? Begini Penjelasan Dokter

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Selasa 17 Oktober 2017 22:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 17 481 1797414 normalkah-anak-usia-10-tahun-mengalami-keputihan-begini-penjelasan-dokter-JZPw0vls34.jpg Foto: Ilustrasi

KEPUTIHAN disebut sebagai salah satu masalah yang paling menghantui bagian organ kewanitaan. Hal ini umumnya dialami oleh wanita yang telah mengalami menstruasi.

Namun normalkah ketika keputihan terjadi pada anak berusia 10 tahun? Dan bagaimana cara menghindarinya?

Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan, dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti, SpOG mengatakan, anak dengan usia 10 tahun sudah memungkinkan memasuki usia perimenars, di mana dia akan segera mengalami masa menstruasi.

"Memang anak kalau mau haid, mulai timbul lendir keputihan," jelas dr. Bonti saat ditemui di Jakarta Selatan baru-baru ini.

BACA JUGA:

Kabar Gembira! Minum Kopi Bikin Mr P Tak Loyo Lagi

Sudah Sembelit Pagi-Pagi, Kenali Beragam Sebab dan Cara Mengatasinya!

Ingin Terlihat Awet Muda? Santap 5 Makanan Ini Cegah Munculnya Keriput

Selain Bergizi, Rajin Makan Delima dan Blueberry Bikin Wajah Awet Muda Lho

Masalah normal atau tidaknya, menurut dr. Bonti tergantung pada penyebabnya. Jika pada anak 10 tahun keputihan disebabkan oleh adanya perubahan hormon, maka itu adalah hal yang normal. Namun selain karena faktor hormonal, lendir keputihan bisa saja akibat infeksi.

"Bisa normal karena hornomal, atau infeksi kurang bersih (saat cebok) atau karena bakteri E. coli. Jadi E. coli adalah kuman yang ada di tinja, di usus besar," ujar dr. Bonti.

Menurut dr. Bonti, bakteri E. coli bisa masuk ke dalam miss v apabila anak tersebut membersihkan bagian kewanitaannya dari belakang ke depan (dari anus ke bagian depan atau area miss v).

"Kalau membersihkan miss v ke depan, (bakteri) bisa masuk ke vagina, terus keputihan," ujarnya.

Untuk membuktikan anak tersebut mengalami keputihan atau infeksi, hanya bisa dilihat ketika lendir tersebut baru keluar. Jika telah lama di dalam celana dalam, maka sulit mengetahui perubahan warna cairan itu memang lendir keputihan atau hal lainnya.

Dokter Bonti menyarankan agar anak-anak dibiasakan membersihkan bagian kewanitaannya dengan air bersih biasa. Setelah itu, keringkan bagian tersebut untuk menghindari kelembaban.

"Usahakan kalau membersihkan miss v dengan air bersih dan dikeringkan, maka dia tidak akan keputihan," tandasnya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini