Sederet Produk Bahan Makanan Jangan Dibeli Sekaligus Banyak, Makanan Kaleng Salah Satunya

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 18 Oktober 2017 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 18 298 1797794 sederet-produk-bahan-makanan-jangan-dibeli-sekaligus-banyak-makanan-kaleng-salah-satunya-z4PX4aXvye.jpg Jangan beli makanan kaleng sekaligus banyak (Foto:iST)

SAAT sedang berbelanja kebutuhan dapur, baik itu di toko supermarket besar ataupun pasar-pasar lokal, tidak dipungkiri kita kerapkali memiliki kebiasaan untuk membeli barang dalam jumlah banyak.

Di mana hal ini biasanya dilakukan dengan pertimbangan, untuk menyetok persediaan juga sekaligus menghemat pengeluaran beberapa bulan ke depan.

Well, hal ini tidak sepenuhnya benar loh! Sebab, tidak semua produk bahan makanan baik untuk dibeli dalam jumlah kuantitas yang besar. Apa sajakah produk bahan makanan yang sebaiknya tidak dibeli dalam jumlah banyak ini? Berikut ulasannya.

BACA JUGA:

Wajib Tahu! 5 Tanda Anda Boros Menggunakan Uang untuk Makanan

1. Makanan kalengan :

Biasanya ketika ada sale makanan kalengan, baik itu sayur atau buah, biasanya yang akan dipotong harganya adalah yang berukuran kecil. Sehingga akhirnya kerap kali kita membeli dalam jumlah yang sangat banyak, bahkan sampai melebihi ukuran kaleng yang besar. Ketimbang impulsif langsung memborong banyak makanan kaleng kecil, lebih baik bandingkan harga per ons nya terlebih dahulu agar tidak terjebak merasa sudah mendapatkan penawaran bagus.

2. Bumbu rempah-rempah :

Membeli bumbu rempah-rempah dalam jumlah yang besar, disebutkan bukanlah ide yang bagus. Pasalnya, menurut Woman's Day disebutkan bahwa bumbu rempah-rempah sejatinya kehilangan potensi terbaiknya dalam kurun waktu 6-12 bulan, yang di mana artinya jika membeli bumbu rempah-rempah dalam jumlah terlalu banyak padahal tidak terlalu sering akan banyak dipakai dalam kurun waktu satu tahun, Anda hanya akan membuang-buang uang.

 

3. Saus cocolan :

Tidak banyak yang tahu bahwa condiments atau biasa disebut saos cocolan sebetulnya tidak awet terlalu lama. Ini artinya saus cocolan bukanlah kandidat ideal produk bahan makanan yang dibeli dalam jumlah banyak. Seperti misalnya saus tomat, yang hanya tahan sekitar satu tahun, jika Anda bukan pemakan saus tomat yang intens atau memiliki beberapa anak kecil di rumah, maka membeli saus-saus dalam jumlah besar akan terasa sia-sia.

BACA JUGA:

MENGHARUKAN, Niat Belikan Susu untuk Teman Sekolahnya, Bocah 5 Tahun Ini Pecahkan Tabungan

4. Kopi :

Kopi yang dimaksud di sini ialah yang sudah berbentuk bubuk, Reader's Digest melaporkan bahwa bubuk kopi pada dasarnya akan mulai hilang aroma dan cita rasanya dalam kurun waktu penyimpanan tiga hingga lima bulan lewat dari tanggal penjualan. Bubuk kopi yang tidak lagi fresh, tentu bukanlah produk yang ideal untuk dibuang menjadi secangkir minuman kopi di pagi hari Anda bukan?

 

5. Minyak zaitun :

Satu lagi produk bahan makanan yang ternyata tidak seawet yang banyak orang pikirkan. Ialah minyak zaitun, sebab minyak zaitun hanya bertahan kesegarannya selama kurang lebih enam bulan lamanya. Apalagi jika ditambah peletakkan yang tidak ideal, yakni ditempatkan di bawah sinar matahari atau panas sepanjang hari maka minyak zaitun semakin bertambah tidak awet. Jika memang minyak zaitun dipakai dalam kuantitas yang besar, maka tentu membeli dalam jumlah banyak akan jauh lebih hemat. Akan tetapi jika pemakaian sehari-hari masih standar, sehingga akhirnya masih tersisa sekitar setengah botol yang sudah kurang segar lagi. Well, membeli minyak zaitun dalam jumlah banyak, bukanlah keputusan yang cerdas bukan? Demikian sebagaimana dilansir Mashed, Rabu (18/10/2017).

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini