nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Intip Persiapan JFW 2018, Pekan Mode Terbesar di Indonesia

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 19 Oktober 2017 19:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 19 194 1798775 intip-persiapan-jfw-2018-pekan-mode-terbesar-di-indonesia-hj3N0mCOhe.jpg Jakarta Fashion Week (Foto: Dokumen Okezone)

MEMILIKI kiblat fesyen mengarah ke Milan, Paris dan New York, membuat Indonesia sebagai salah satu negara kaya juga tidak ingin ketinggalan dalam ranah fesyen. Tanah Air tercinta yang kaya akan kebudayaan dan orang-orang yang kreatif, juga memiliki satu acara fesyen rutin tahunan.

Ya, Jakarta Fashion Week atau yang biasa disebut dengan JFW, ini merupakan acara pekan mode tahunan terbesar di Indonesia, yang pertama kali diselenggarakan pada 2008 silam. Acara mode terbesar ini konsisten menjadi biduk bagi industry mode di Indonesia.

Sejak penyelenggaraannya yang pertama pada 2008, JFW selalu berhasil menyelenggarakan acara dengan sukses dan berlangsung hingga tahun ini, yang akan diadakan pada 21-27 Oktober 2017 mendatang. Segala persiapan pun telah dilakukan oleh setiap pihak yang terlibat dalam pekan mode terbesar di Indonesia itu.

Orang-orang yang berada di belakang panggung megah JFW merupakan tim kerja yang berhasil bekerja sama selalu menampilkan acara mode berkelas yang setara dengan negara-negara lain. Untuk menyambut pekan mode terbesar tersebut, persiapan yang dilakukan bahkan telah direncakan sejak 3 bulan lalu.

Busana, tatanan rambut, riasan wajah, koreografi para model, musik dan video, hanya beberapa hal yang harus didiskusikan dari jauh-jauh hari oleh para pihak yang terlibat di dalamnya. Untuk tatanan rambut sendiri, menurut penuturan dari Qiqi Franky selaku Head of Make up and Hairstyling JFW 2018, telah dibicarakan dengan perancang busana yang akan mempertunjukkan busana hasil karyanya.

“Tampilan dari tataan rambut sudah dibicarakan dengan desainernya melalui one by one meeting. Tatanan rambut nantinya akan disesuaikan dengan warna baju, warna kutek, dan sequence-nya kayak apa. Bahkan, sampai jalan modelnya kayak apa juga sudah dibicarakan,” ucap Qiqi Franky, ketika diwawancarai Okezone dalam kesempatan media briefing It Looks Fall Winter 2017, di DBS Bank Tower, Kuningan, Jakarta, Kamis (19/10/2017).

Qiqi Franky juga menambahkan, tampilan keseluruhan dari para model dari ujung rambut hingga ujung kaki juga sudah ditentukan dan disepakati. Jadi, ketika JFW berlangsung semua pihak yang terlibat di dalamnya hanya tinggal melaksanakan saja.

“Semua pihak yang terlibat di bagian hairstyling sudah diberi bekal seperti training ini, jadi ketika masuk ke backstage sudah tahu harus apa dan apa yang harus dikerjakan. Pasalnya, kalau baru didiskusikan pada pagi harinya, nanti mereka yang tidak tahu tekniknya akan kesusahan,” ucapnya.

Untuk bagian tatanan rambut para model yang akan memperagakan busana dari karya perancang busana Tanah Air di JFW nantinya, bisa menghabiskan waktu mulai dari 2 menit yang tercepat hingga 30 menit yang terlama. Perbedaan pengerjaan tatanan rambut tersebut terjadi karena adanya beberapa faktor yang terjadi di lapangan.

“Yang membedakan waktu pengerjaan itu adalah jarak show to show, model styling, back to back model yang harus buka baju, hapus kutek, hapus make up, harus dilurusin dulu rambutnya, entah dari sanggul atau keriting tiba-tiba akan diubah jadi model yang berbeda bangget, diberi produk dan sebagainya,” tutup Qiqi.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini