nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengulik Toraja Sapan, Kopi Indonesia yang Digemari Masyarakat Internasional

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 19 Oktober 2017 15:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 19 298 1798509 mengulik-toraja-sapan-kopi-indonesia-yang-digemari-masyarakat-internasional-Me0TkCdMY3.jpg Ilustrasi (Foto: Eatingasia)

SALAH satu kekayaan Indonesia yang patut dibanggakan adalah keanekaragaman hayati yang tumbuh di bumi pertiwi, termasuk kopi. Hampir seluruh daerah di Tanah Air memiliki varietas kopi dengan ciri khasnya masing-masing, seperti Aceh dengan kopi Gayonya, hingga Kopi Toraja yang sudah dikenal masyarakat luas.

Toraja yang notabennya merupakan kabupaten di Sulawesi Selatan ini, memang memiliki letak geografis yang ideal untuk pengembangan budidaya kopi spesies arabika. Berdasarkan data yang dihimpun OKezone, kopi Toraja bahkan telah ada sejak abad ke-17. Fakta ini merujuk pada sebuah catatan yang memaparkan proses pengiriman bibit kopi arabika dari India kepada gubernur jenderal Hindia Belanda di Batavia menjelang akhir abad ke-17.

(Baca Juga: Putra Jokowi Pamer Foto Kecil Pakai Baju Kebesaran, Netizen: Mas Gibran Mirip Bapak!)

Sumber lain menyebutkan bahwa kopi Toraja berasal dari perkebunan kopi yang dibuka oleh Van Dijck di kawasan Rantekarua pada 1928 silam. Sejak itulah kopi Toraja didapuk sebagai salah satu minuman favorit di kalangan elite Eropa, bahkan juga dianggap sebagai ‘minuman para dewa’, karena pada awalnya kopi Toraja hanya dikonsumsi oleh para kaum bangsawan.

(Baca Juga: ALAMAK! Ini Daftar Pria dengan Istri Terbanyak di Dunia, Jumlah Anak & Cucunya Bikin Geleng-Geleng Kepala)

Lantas, apa keistimewaan kopi toraja hingga begitu disukai para pencinta kopi di dunia?

Salah satu produk kopi toraja yang cukup digemari belakangan ini adalah single origin Toraja Sapan. Sapan sendiri merupakan daerah kecil yang terletak di Kabupaten Toraja Utara. Masyarakat Sapan menanam kopi di lereng Gunung Sesean yang memiliki ketinggian sekitar 1.400 – 2.100 meter dari permukaan laut.

(Baca Juga: Makan 2 Siung Bawang Putih Mentah Setiap Hari, Ampuh Bersihkan Darah, Mengontrol Kolesterol Hingga Cegah Penyakit Jantung!)

Wilayah ini memang tempat ideal untuk menanam kopi jenis arabika karena dianggap sebagai faktor penting yang membuat cita rasa kopi toraja menjadi lebih nikmat dan khas. Berbicara soal rasa, kopi Toraja Sapan memiliki body atau tekstur yang full, bright acidity. Selain itu, kopi ini memiliki notes herbal dan cinnamon, plus after taste seperti dark chocolate.

(Baca Juga: VIRAL! Guru Bahasa Inggris di Thailand Cantiknya Bikin Betah di Kelas!)

Mengingat karakter rasa dan teksturnya yang sudah sempurna, para pencinta kopi biasanya hanya menyeduh kopi Toraja Sapan dengan metode pour over. Metode ini memungkinkan Anda menikmati rasa kopi yang lebih jernih, bersih, dan tentunya memiliki aroma yang lebih menggoda.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini