nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BACKPACKER DIARY: Abaikan Internet, Backpacker Asal Yaman Lebih Suka Ngobrol dengan Penduduk Lokal saat Menjelajah Tempat Wisata

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 19 Oktober 2017 18:07 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 19 406 1798718 backpacker-diary-abaikan-internet-backpacker-asal-yaman-lebih-suka-ngobrol-dengan-penduduk-lokal-saat-menjelajah-tempat-wisata-9CFlacVV0y.jpg Backpacker dari Yaman lebih suka ngobrol dengan penduduk lokal (Foto:Al-arabiya)

BANYAK orang yang ingin berlibur ke luar negeri. Ada yang tujuannya untuk sekadar mengunjungi obyek wisata terkenal, tapi ada pula yang ingin mempelajari kehidupan masyarakat di negara tersebut. Belajar mengenai kebudayaan suatu negara adalah salah satu kegiatan positif yang menambah wawasan. Selain itu, kita pun bisa berinteraksi dan menjalin relasi dengan penduduk lokal.

Biasanya interaksi terjalin jika wisatawan ingin mengunjungi obyek wisata tertentu tapi tidak mengetahui letak pastinya. Di saat itu wisatawan akan bertanya ke penduduk lokal. Akan tetapi, seiring perkembangan jaman tampaknya hal itu mulai jarang terjadi. Banyak wisatawan yang lebih mengandalkan aplikasi seperti Google Maps untuk mendapat petunjuk arah. Hal itu tentunya membuat kesempatan wisatawan untuk berinteraksi dan melihat kebudayaan lain menjadi berkurang.

BACA JUGA:

Filosofi Mendalam Warna Hitam Bagi Suku Kajang di Sulawesi Selatan

Namun cara berbeda dipilih oleh Somaya Gamal. Perempuan asal Yaman yang senang bepergian ini memilih untuk menggunakan metode lama dalam perjalanan yaitu bertanya. Baru-baru ini dirinya memutuskan untuk menjelajah Turki seorang diri. Berbekal keyakinan diri dan barang-barang pribadinya dalam ransel, Somaya memulai perjalanannya.

Dia menjelajah dari satu perbatasan ke perbatasan lainnya. Selama menjelajah, Somaya selalu memerhatikan teknik atau kebiasaan penduduk lokal yang daerahnya ia singgahi. Hal itu dilakukannya karena ia tidak meriset terlebih dahulu tempat yang akan dikunjungi. Somaya ingin mengenal tempat yang dikunjunginya secara langsung.

 

"Ketika ada negara tertentu yang ingin saya kunjungi, saya hanya membawa ransel dan kemudian pergi. Saya memilih untuk tidak menggunakan internet untuk mencari tahu mengenai tempat-tempat yang ingin saya kunjungi sebelum melakukan perjalanannya. Sebagai seorang backpacker, rasanya lebih asyik mempelajari itu secara langsung,” ungkap Somaya seperti yang dikutip dari Al-Arabiya, Kamis (19/10/2017).

BACA JUGA:

Ritual Ma'Nene, Tradisi Membersihkan & Mendandani Mayat di Toraja

Menurutnya, mempelajari secara langsung dapat membantunya belajar lebih banyak mengenai dirinya sendiri. Selain itu, dia mendapatkan pemahaman yang lebih baik terhadap orang-orang yang berasal dari budaya berbeda. "Saya menjadi lebih toleran. Saya menghargai kenyataan bahwa ada orang yang berbeda dengan saya," kata Somaya. Hal itu benar adanya. Jika kita belajar budaya orang lain, tentu akan lebih mudah untuk menerima perbedaan yang ada di sekitar.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini