Alamak!! Pria dari Suku Ethiopia Ini Boleh Menikah Sebanyak yang Ia Mau

Annisa Aprilia, Jurnalis · Jum'at 20 Oktober 2017 07:57 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 20 196 1799042 alamak-pria-dari-suku-ethiopia-ini-boleh-menikah-sebanyak-yang-ia-mau-gpNo989JGo.jpg Pria Ethopia (Foto: Africageographic)

ETHIOPIA menjadi salah satu negara yang seru untuk diulik. Negara yang masih berada di kawasan Benua Afrika ini memiliki dataran rendah Danakil, sebuah danau lava di dunia yang berada di gunung berapi Erta Ale.

Keunikan Ethiopia tidak hanya cukup sampai di bentangan alamnya saja. Namun, sumber daya manusia yang mendiami tanahnya juga cukup menarik untuk dicari tahu. Pasalnya, ada salah satu suku di Ethiopia yang memiliki keunikan tersendiri, berbeda dengan suku-suku yang ada di negara lain.

Ya, Suku Hamar, suku yang berada di ujung barat daya Ethiopia ini mendiami lembah Omo. Bagi traveler yang penasaran dan hendak datang berkunjung, tidak perlu khawatir karena keberadaan Suku Hamar cukup mudah diakses.

Sebanyak 25 ribu orang Suku Hamar mendiami lembah Omo. Mereka merupakan orang-orang yang kuat. Kegiatan keseharian mereka isi dengan mengembala, menanam tanaman, dan memelihari ternak, yang sangat bernilai tinggi.

Orang-orang Suku Hamar adalah sosok yang luar biasa dengan ekspresi dan budaya yang unik. Bagi seorang fotografer belumlah sempurna pekerjaannya bila belum mengunjungi Suku Hamar dan memotret di sana.

Melansir dari Africa Geographic, Jumat (20/10/2017), sebuah ekspedisi ke Lembah Omo telah dilakukan pada Januari 2017 lalu. Selama perjalanan, peserta ekspedisi banyak menghabiskan waktu bersama orang-orang Hamar di gubuk, desa, pasar dan merasakan pengalaman budaya yang ada di sana.

Suku Hamar memiliki salah satu budaya yang unik, yaitu lompat sapi. Upacara ini mereka lakukan untuk menandai seorang pria yang beranjak dewasa. Upacaa lompat sapi dimulai dengan semua kerabat perempuan melakukan tarian, dan dicambuk.

Para kerabat perempyan melakukan hal itu karena luka yang dihasilkan dari cambukan ditandai sebagai dukungan mereka atas kerabat yang hendak beranjak dewasa itu dan bekas lukanya juga memiliki makna dirinya berhak meminta bantuan pada kerabat yang beranjak dewasa tersebut saat dibutuhkan.

Pria yang beranjak dewasa itu pun harus melompati delapan ekor sapu jantan, agar diizinkan menikah. Pria dari Suku Hamar dapat menikahi wanita sebanyak yang mereka suka, tapi hanya yang berasal dari suku mereka sendiri.

Ketika menikah, pengantin wanita dihargai dengan ternak dan barang lainnya yang dibawa oleh calon suami dan kerabat dekatnya. Hingga saat ini, banyak dari tradisi mereka yang masih dipraktikan, seperti mereka percaya batu dan pohon memiliki kekuatan.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini