nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Begini Cara Aman Pencet Jerawat yang Disarankan Dokter Kulit

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Jum'at 20 Oktober 2017 16:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 20 481 1799348 begini-cara-aman-pencet-jerawat-yang-disarankan-dokter-kulit-JjH8yUa35K.jpg

TAK sedikit dokter kulit atau ahli kecantikan yang menyarankan agar jerawat tidak dipegang terlebih bila dipencet. Menghilangkan jerawat dengan cara seperti itu dianggap tidak aman karena bisa membuatnya kian meradang hingga menimbulkan bekas sesudahnya.

Meski sadar akan risiko memencet jerawat, faktanya banyak orang tak kuasa menahan diri untuk tetap memecahkannya. Nah, bila Anda termasuk salah satu yang merasa tidak bisa menahan godaan memencet jerawat, mungkin trik satu ini bisa menjadi kabar baik untuk Anda.

Dr. Rachel Nazarian dari Schweiger Dermatology Group dan dr. Carlos A Charles dari Derma di Colore, mengungkapkan trik aman memencet jerawat. Seperti apakah? Sebelumnya, ketahui terlebih dulu bahwa hanya beberapa jenis jerawat yang bisa dipencet. Apa sajakah?  

BACA JUGA:

Prestasi Miss Indonesia di Ajang Miss World Selama 5 Tahun Terakhir

Ladies, Jangan Lupa Ganti Celana Dalam Usai Berhubungan Seks!

Daftar Raja-Raja di Dunia yang Doyan Berpoligami, Jumlah Selirnya Bikin Melotot!

Sudah Usia 40 Tahun Olga Lydia Tetap Cantik dan Awet Muda, Ini Rahasianya!

“Jenis jerawat yang paling aman untuk dipencet (bila terpaksa) adalah yang sudah muncul mata putih atau keratin pada bagain tengahnya, yang dekat dengan permukaan kulit, dan yang tak terlalu merah serta dalam, biasanya ini merupakan komedo terbuka (blackheads), komedo tertutup kulit mati (whiteheads), dan pustula,” tutur dr Nazarian, seperti dilansir Elle, Jumat (20/10/2017).

Dr. Charles merekomendasikan waktu yang tepat untuk memencet jerawat adalah malam hari. Pasalnya, kemerahan atau inflamasi akibat memencet jerawat akan mereda saat tidur. Pencet jerawat sesaat sesudah mandi.

“Saat itu kulit Anda sudah bersih dan suhu tubuh yang hangat bisa membantu melonggarkan dan melembutkan kulit,” ujar dr Nazarian.

Pastikan untuk menghapus make-up terlebih dulu menggunakan sabun pembersih dan air. Kemudian, keringkan dengan handuk. Tarik lembut area sekeliling jerawat (menggunakan telunjuk) kea rah luar, dan tekan ke arah dalam dengan pelan. Hindari menyentuh mata jerawat karena cairan putih akan keluar lewat tengah. Bila tidak bisa, jangan dilanjutkan (dipaksa) karena itu merupakan tanda bahwa jerawat belum matang sempurna.

“Aku menyarankan agar tidak menggunakan alat untuk memencet jerawat karena itu bisa menimbulkan kerusakan lebih pada kulit,” kata dr Charles.

Bila jerawat sudah berhasil dipencet, bukan berarti dibiarkan begitu saja. Anda tetap memerlukan perawatan khusus setelahnya agar tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Terlalu besar iritasi bisa berujung pada kemerahan dan timbulnya bekas jerawat. Baik dr. Nazarian dan dr. Charles pun merekomendasikan agar tetap menjaga kulit melalui penggunaan sabun pembersih.

“Kuncinya adalah hindari iritasi atau pembengkakan kulit selain mengoleskan obat jerawat yang biasa dipakai. Itu tidak diformulasikan sebagai pengobatan sesudahnya dan justru akan menyebabkan banyak iritasi dan bekas jerawat,”  tutup dr. Nazarian.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini