nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Desainer Indonesia Tampil di Los Angeles Fashion Week 2017

Dinno Baskoro, Jurnalis · Senin 23 Oktober 2017 15:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 23 194 1800708 5-desainer-indonesia-tampil-di-los-angeles-fashion-week-2017-CQ1Y0XdZKI.jpg Los Angeles Fashion Week (Foto: Instagram)

LA Fashion Week 2017 diadakan di Alexandria Ballroom di kota Los Angeles. Peragaan busana yang berlangsung dari tanggal 4-8 Oktober 2017 di hadiri 5 perancang busana muda berbakat dari Indonesia, mereka adalah Jeffry Tan, Rinda Salmun, Sav Lavin, Lotuz dan Byo (Tommy Ambiyo).

Acara tersebut berlangsung atas kerjasama antara Konsulate Jenderal Republik Indonesia di Los Angeles dengan LA Fashion Week. Dela Dewi, Style Blogger yang turut hadir dalam ajang tersebut pun mengakui, kehadiran desainer asal Indonesia di ajang tersebut merupakan satu kesempatan untuk mengenalkan budaya Indonesia ke kancah internasional.

BACA JUGA:

"Secara tidak langsung karya mereka bisa diterima khalayak orang Amerika, sekaligus mengenalkan budaya Indonesia ke luar negeri melalui beberapa rancangan mereka yang dipadukan dengan desain tradisional khas Indonesia," ujarnya.

 

Perancang busana Jeffry Tan mengatakan untuk musim semi dan panas tahun 2018 mendapatkan inspirasi dari urban di kota kota besar dunia lainnya, karya nya kali ini memakai sentuhan geometris di dalam busana wanita elegan, modern sophisticated.

Karya busana Jeffry Tan juga pernah dipakai oleh penyanyi Kylie Minoque, penyanyi Amerika Carrie Underwood, Pussy Cat Dolls dan selebriti Amerika lainnya.

 

Sedangkan perancang busana Rinda Salmun kali ini mengangkat kain Lurik dari Jawa yang memadukan berbagai macam material (kain dan kulit) dalam menciptakan busana asimetris dalam rancangannya.Rinda menggunakan unsur gaya aristocrat Jawa masuk ke dalam penciptaan karya seninya di versi busana modern.

 

Sedangkan koleksi peragaan busana dari Sav Lavin, menampilkan busana yang diciptakan berdasarkan pengalaman pribadi, lebih mengarah ke sentuhan personal terhadap pemakai busana.

BACA JUGA:

Lebih lanjut, persyaratan untuk bisa tampil di LAFW para desainer harus melalui sejumlah tahap seleksi. Karya busana mereka setidaknya bisa masuk ke kriteria penikmat fashion di Los Angeles. Mulai dari kualitas, gaya busana, tren, penyesuaian busana terhadap iklim hingga mengikuti  selera konsumen di LA.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini