Classic Modern Jadi Inspirasi ETU di Jakarta Fashion Week 2018

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 24 Oktober 2017 08:34 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 24 194 1801157 classic-modern-jadi-inspirasi-etu-di-jakarta-fashion-week-2018-aGKZY4FbwX.jpg Restu Anggraini (Foto: Okezone)

SIAPA bilang kuno tak menarik? Jika dikemas dengan rasa modern, gaya klasik bahkan memberi kesan extraordinary pada pemakainya.

Mengambil inspirasi dari 40's dan 60's style, Restu Anggraini, fashion designer ETU, coba menciptakan koleksi yang menarik perhatian. Tidak hanya pada siluet, ETU juga mencoba memberikan rasa baru di warna busana 2018.

"Saya ingin mengembalikan rasa fashion di tahun 40-60-an pada generasi milenial. Bagaimana pun, koleksi di tahun ini menjadi tunas dari berkembangnya fashion kini," terangnya saat diwawancarai Okezone di Jakarta Fashion Week 2018, Senin (23/10/2017).

Warna-warna klasik seperti merah marun, putih, nevi, dan abu-abu menjadi palet koleksinya kali ini. Tak hanya bermain di warna, aksen tambahan di bagian pinggang menjadi statement sebagian besar koleksinya yang ditampilkan di JFW tadi malam.

Bicara mengenai tema 12 koleksinya, Restu menjelaskan bahwa Interdecadel menjadi tema besarnya. "Saya ingin mengembalikan sejarah lewat koleksi saya. Tak sebentar makanya membuat koleksi ini, ya, sekitar setahunan sampai akhirnya rampung," tambahnya lantas tersenyum.

Restu juga menjelaskan bahkan koleksinya kali ini cukup dibuatnya serius. Pasalnya, bukan hal mudah untuk mengambil inspirasi dari masa lampau. Konsep busana di tahun lalu tidak bisa akhirnya ditelan 100%.

Dia menambahkan, pada beberapa konsep busana, ada yang kemudian diubahnya lebih modern. Misalnya di siluet atau juga cuttingan busana. "Nggak bisa juga kita tetap pakai pakem yang lama. Kurang modern jadinya," pungkas Restu.

Jika diperhatikan langsung, busana ETU memang cukup rapi. Mulai dari perpaduan warnanya sampai dengan cuttingan yang tidak terlalu monoton.

Salah satu koleksinya coba menunjukan konsep suit secara formal. Busana abu-abu tersebut memang terkesan oversize. Namun, ketika diperhatikan lebih detail, statement di sholder dan juga aksen fringe berbahan ringan memberi kesan kekinian di busana tersebut.

Aksen button yang cukup besar juga menjadi icon fashion 40-60's. Pun juga detail squares yang ada di busana. So classic!

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini