nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Punya Jerawat di Miss V? Begini Cara Mengatasinya

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 25 Oktober 2017 00:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 24 481 1801627 punya-jerawat-di-miss-v-begini-cara-mengatasinya-1J3ckPn39R.jpg Ilustrasi (Foto: SingaporeWomenWeekly)

JERAWAT bukan hanya ada di wajah, tapi bisa ada di punggung bahkan vagina. Hal ini wajar terjadi, namun tentu membuat tidak nyaman. Jerawat pada vagina dapat terjadi saat folikel rambut kemaluan meradang karena hal tertentu. Misalnya saja karena waxing, cukur, tidak mengubah pakaian dalam, atau memakai pakaian yang penuh keringat terlalu lama.

"Kelenjar keringat dan folikel rambut rentan terhadap penumpukan kotoran sama seperti area tubuh lainnya. Tidak masalah jika perempuan ingin melakukan perawatan yang sama dengan wajah jika ingin menghilangkan jerawat di vagina," kata Sherry Ross, MD, seorang ob-gyn seperti yang dikutip dari Health, Selasa (24/10/2017).

Menurut dokter Sherry, produk yang mengandung formula benzoil peroksida atau asam salisilat bisa mengatasi jerawat yang timbul di vagina. Namun penggunaanya tidak boleh berlebihan. "Pastikan obat hanya dioleskan pada jerawat. Sebab, jika terkena pada kulit vagina, obat bisa membuatnya sangat kering," terangnya.

Selain pengolesan obat, berendam di air hangat selama 20-30 menit juga bisa membantu meredakan radang jerawat. Lalu mengompres jerawat dengan kapas panas dapat membantu mengurangi pembengkakan dan kemerahannya. Apabila jerawat sudah hilang, jangan berpikir bisa ada lagi. Sebab stres yang berlebihan dapat memicu jerawat di vagina.

Untuk mencegah terjadinya jerawat di vagina, penting untuk menjaga kebersihan kulit sebelum dicukur, waxing, atau metode hair removal lainnya. Penggunaan sabun dan lotion antibakteri juga sangat membantu dalam melindungi daerah vagina dari jerawat dan ruam.

Sementara itu, jangan biarkan jerawat bertahan lebih dari dua minggu. Jika jerawat bertahan lebih lama, cobalah minta bantuan petugas kesehatan untuk memeriksanya. Pada beberapa kasus infeksi menular seksual, seperti herpes dan genital warts, jerawat merupakan salah satu tandanya. Maka dari itu harus segera mendapatkan penanganan agar infeksi tidak semakin parah.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini