nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hasil Penelitian! Bawang Merah Bisa Diolah Jadi Parfum, Bagaimana Aromanya Ya?

Agregasi Antara, Jurnalis · Rabu 25 Oktober 2017 14:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 25 194 1802116 hasil-penelitian-bawang-merah-bisa-diolah-jadi-parfum-bagaimana-aromanya-ya-4QvKadDHmQ.jpg

PEKANBARU - Peneliti dari Padang, Rasmi R,SSt,MS menemukan cara mengolah bawang merah menjadi parfum untuk mengantisipasi berlimpahnya panen produksi non migas itu.

"Parfum bawang merah bukan digunakan untuk tubuh melainkan untuk aroma ruangan restoran, gerobak sate, kue dan lainnya," kata Rasmi, Rabu (25/10/2017).

Penemuan tersebut dilakukan merujuk pengalaman tahun 2012 saat bawang dengan produksi melimpah sehingga diperlukan pengembangan bawang bernilai ekonomis sehingga ketika peroduksi menumpuk, harga merosot namun petani tidak dirugikan.

Ia menjelaskan, bawang merah adalah bawang yang memiliki warna kulit merah ungu dan daging berwarna putih berbentuk seperti cincin. Bawang merah juga merupakan salah satu tanaman yang paling penting dan dapat digunakan sebagai bumbu masakan di setiap bagian dunia.

(Baca Juga: Simpel Tetapi Penuh Statement, Gaya Make-Up Favorit Supermodel Kimmy Jayanti)

Bawang merah biasanya digunakan untuk membuat acar dengan cuka dan memiliki banyak manfaat kesehatan bagi tubuh. Bawang merah bisa diolah menjadi parfum dalam jumlah besar namun demikian sejumlah dukungan untuk memperlancar produksi parfum tersebut harus dilakukan berbagai kerjasama.

"Kerjasama yang dimaksud adalah, setiap perencanaan kebijakan harus melibatkan semua kementrian yang ada, semuanya pasti berperan. Karena semuanya pasti ada kaitanya," katanya.

Berikutnya menggandeng secara cepat menteri perdagangan, di mana peluang negara peminat, dilakulan survei pasar dan lobi secara intensif.

(Baca Juga: Lucunya Hamlet, Babi Beruntung yang Bisa Terbang Keliling Dunia)

Menemui sesegera mungkin menteri perhubungan guna mendukung pendistribusian parfum terutama ekspor, karena secara mendadak swasta tidak akan mau karena takut merugi. Selain itu memberi PR untuk Kementrian riset teknologi dan pendidikan tinggi agar menciptakan teknologi pengolahan bawang.

"Inilah yang paling penting dari langkah-langkah pengolahan bawang ini, karena teknologi bisa dicipta oleh Kementrian Riset dan Tekhnologi, selain parfum bawang, bisa juga membuat kecap bawang sehingga bisa tahan lama, saos bawang, membuat kertas bawang untuk packing makanan. Dismaping itu membuat piring, sendok, mangkok dan petalatan dapur beraroma bawang.

Dengan demikian produk bawang tidak hanya terbatas pada bumbu saja. Banyak yang lain produk turunan bawang kalau kita mau menelitinya.

Penelitian menunjukkan bahwa bawang merah dapat bermanfaat mengurangi kolesterol, karena bawang merah mengandung quercetin yang memiliki efek menurunkan kolesterol jahat atau LDL (Low Density Lipoprotein) dengan meningkatkan tingkat lemak baik yang dikenal sebagai HDL (High Density Lipoprotein). Quercetin adalah komponen dari flavonoid yang dikenal sebagai antioksidan yang kuat.

Bawang merah dapat mengurangi peradangan, karena quercetin pada bawang dapat mengurangi kadar kolesterol, tetapi juga memiliki efek anti-inflamasi yang kuat sehingga dapat mengurangi peradangan dan mencegah tubuh dari beberapa penyakit yang disebabkan oleh peradangan.

(Baca Juga: AWAS! Bakteri Listeria Bisa Banyak Ditemukan di Sayuran Segar!)

Meningkatkan Kekebalan tubuh, karena kandungan antioksidan dalam bawang merah secara signifikan dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas sehingga dapat memperkuat fungsi sistem kekebalan tubuh dan membuatnya bekerja lebih efisien.

Bawang merah juga berfungsi sebagai detoksifikasi tubuh karena bawang merah mengandung sulfur, menurunkan tekanan darah, mencegah kanker dan manghancurkan tumor karena kandungan antioksidan, menyembuhkan asma serta mengobati infeksi.

(Baca Juga: Punya Jerawat di Miss V? Begini Cara Mengatasinya)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini