nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Tess Holliday, Model Bertubuh Besar yang Semangat Ngegym Meski Kerap Mendapat Stigma Negatif Jarang Berolahraga

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 25 Oktober 2017 22:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 25 196 1802468 cerita-tess-holiday-model-bertubuh-besar-yang-semangat-ngegym-meski-kerap-mendapat-stigma-negatif-jarang-berolahraga-DBXSWVQRhT.jpg

SETIAP orang memiliki tujuan masing-masing untuk berolahraga. Entah untuk menurunkan berat badan, menjaga kebugaran, atau membentuk otot. Maka dari itu, olahraga bisa dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja. Tidak memandang jenis kelamin apalagi berat badan.

Namun sayangnya, masih banyak orang yang menganggap olahraga hanya sekadar langkah untuk menurunkan berat badan atau membentuk tubuh. Tak sedikit yang memandang skeptis terhadap orang-orang bertubuh besar ketika mereka berolahraga. Komentar yang biasanya muncul adalah orang-orang bertubuh besar itu sulit untuk kurus walaupun sudah berolahraga.

Komentar seperti itu tentu bisa sangat menyakitkan karena termasuk body shaming. Hal inilah yang turut dirasakan oleh model bertubuh besar Ashley Graham beberapa waktu lalu. Ternyata ia tidak sendiri. Baru-baru ini model bertubuh besar lain yang juga seorang penulis buku, Tess Holliday mendapatkan komentar negatif terhadap kebiasaannya berolahraga.


 
Ibu dua orang anak ini selalu menyempatkan waktu untuk berolahraga secara teratur di gym. Latihan yang biasanya ia lakukan adalah squat dengan campuran jongkok, angkat beban, dan knee jumps. Walaupun tidak bisa melakukan gerakan dengan gesit, tapi Tess tetap berusaha maksimal berlatih. Sayangnya hal ini yang tidak dilihat oleh pengikutnya di Instagram.

BACA JUGA:

Simpel Tetapi Penuh Statement, Gaya Make-Up Favorit Supermodel Kimmy Jayanti4

Kesalahan Sederhana di Dapur namun Fatal, Hentikan Sekarang Juga Yah Moms!

4 Kesalahan Sederhana di Dapur namun Fatal, Hentikan Sekarang Juga Yah Moms!

Lucunya Hamlet, Babi Beruntung yang Bisa Terbang Keliling Dunia


Beberapa orang menganggapnya jarang berolahraga. "Mereka pikir saya hanya latihan sesekali sehingga memiliki tubuh besar. Padahal saya berlatih hampir tiap hari. Saya rasa latihan yang saya lakukan tidak perlu untuk diposting seluruhnya di media sosial. Alasannya apa yang saya lakukan untuk tubuh saya adalah urusan saya. Bukan urusan mereka," tutur Tess seperti yang dikutip dari People, Rabu (25/10/2017). Olahraga yang dilakukan  Tess adalah bentuk pencegahan agar dia tidak mengalami kelumpuhan seperti ibunya.

Baginya, orang harus fokus terhadap tubuhnya sendiri bukan orang lain. Jika mereka sudah belajar untuk benar-benar mencintai dirinya sendiri, maka mereka akan merawat tubuhnya sesuai keinginan. "Cobalah untuk menghargai setiap orang, termasuk orang-orang bertubuh besar. Jangan terlalu mengkhawatirkan tubuh orang lain karena bisa menjadi malapetaka. Khawatirkan tubuhmu sendiri," pungkas Tess.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini