nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ilmuwan Berhasil Ciptakan Apel Genetik yang Tidak Berubah Kecokelatan Meski Telah Dipotong

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 25 Oktober 2017 16:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 25 298 1802157 ilmuwan-berhasil-ciptakan-apel-genetik-yang-tidak-berubah-kecokelatan-meski-telah-dipotong-zKXnoLynCs.jpg

APEL merupakan salah satu jenis buah yang sangat digemari berbagai kalangan. Kandungan nutrisinya memang sangat berkhasiat untuk menjaga kesehatan tubuh. Bahkan, sebuah ungkapan menyebutkan mengonsumsi sebuah apel setiap hari akan menghindari Anda dari dokter.

Berbicara soal apel, sebuah perusahaan makanan asal Kanada, Okanagan Specilty Fruit, baru-baru ini berhasil menciptakan apel rekayasa genetika pertama di dunia. Kelebihan apel ini terletak pada daging buahnya yang tidak berubah menjadi cokelat meski telah dipotong ataupun digigit 

Seperti diketahui, pada umumnya apel akan berubah warna setelah dipotong menjadi beberapa bagian. Hal tersebut disebabkan oleh enzim yang dikenal dengan sebutan polifenol oksidase (PPO). Enzim ini memiliki reaksi kimia alami yang dapat mengubah daging buah menjadi kecokelatan. Beberapa varietas apel memang cenderung lebih cepat berubah warna daripada varietas lainnya, tetapi ada juga yang dapat bertahan lebih lama.

Dilansir dari OddityCentral, Rabu (25/10/2017), Neil Carter, Presiden Direktur Okanagan, dan istrinya Louisa telah menghabiskan lebih dari 20 tahun untuk mengembangkan Apple Arctic ini. Tujuan awal mereka adalah untuk mengurangi angka sampah makanan yang terus meningkat setiap tahunnya.

Pada 2003 lalu, mereka berhasil menanam varietas pertama Golden Delicious dan Granny Smith yang daging buahnya tidak berubah kecokelatan. Neil dan Louisa juga terus memodifikasi genetik pada buah apel untuk tujuan kesehatan dan mengurangi kerusakan lingkungan. 

Menurut pernyataan yang disampaikan oleh Departemen Pertanian Amerika Serikat, tampilan Apple Arctic sebetulnya mirip seperti varietas apel pada umumnya, namun ia dibuat tanpa efek browning. 

“Meskipun PPO yang terkandung dalam buah ini cenderung lebih sedikit, pohon Apple Arctic tumbuh dan memiliki perilaku yang sama seperti pohon apel lainnya. Buahnya pun sama sehatnya dan tidak memiliki kandungan protein baru,” tulis pernyataan dalam situs Arctic Apples. 

Meski varietas Arctic Grannya memiliki kandungan gizi yang sama dengan Granny Smith biasa, varietas Apple Arctic ternyata tidak mengalami reaksi browning yang biasanya “membakar” beberapa nutrisi sehat seperti vitamin C dan antioksidan. 

Lalu bagaimana Okanagan Specialty Fruits mengembangkan varietas apel non-browning ini?

BACA JUGA:

Simpel Tetapi Penuh Statement, Gaya Make-Up Favorit Supermodel Kimmy Jayanti4

Kesalahan Sederhana di Dapur namun Fatal, Hentikan Sekarang Juga Yah Moms!

4 Kesalahan Sederhana di Dapur namun Fatal, Hentikan Sekarang Juga Yah Moms!

Lucunya Hamlet, Babi Beruntung yang Bisa Terbang Keliling Dunia

Semuanya dimulai bertahun-tahun yang lalu, tepatnya ketika genom apel dipetakan. Mereka mengidentifikasi empat gen yang bertanggung jawab untuk memproduksi PPO dan menggunakan pembungkam gem untuk menolak ekspresi PPO, sehingga daging buahnya tidak berwarna cokelat.

Meski mendapat kritikan dari beberapa pihak, Neil tetap meyakinkan para konsumen dan memberikan bukti-bukti terbaru bahwa varietas apel yang diproduksinya aman untuk dikonsumsi. 

“Kami melihat produk ini bukan karena modifikasi genetik, tetapi lebih pada kenyamanan konsumen. Saya pikir konsumen sangat siap untuk mengonsumsi apel yang tidak bisa berubah menjadi kecokelatan ini,” tukasnya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini