nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BACKPACKER DIARY: Banyak Jalan Menuju Roma! dari Paris Menyisir ke Italia, Pesawat dan Bus Patut Dicoba

Dada Sathilla, Jurnalis · Rabu 25 Oktober 2017 21:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 25 406 1802435 backpacker-diary-banyak-jalan-menuju-roma-dari-paris-menyisir-ke-italia-pesawat-dan-bus-patut-dicoba-gVQOJ2uVGJ.jpg Foto: Dada/Okezone

PUAS menjelajah salah satu kota teromantis di dunia, Paris, saatnya saya mengunjungi kota bersejarah Roma di Italia. Meski letaknya cukup jauh dengan Paris, banyak transportasi pilihan menuju Roma. Mulai dari pesawat, kereta, bus hingga motor semuanya dicoba untuk menjelajah Roma.

Berhari - hari berada di jalanan Paris membuat saya lupa untuk membeli tiket penerbangan ke Roma. Padahal sebenarnya ada banyak pilihan penerbangan dari Paris ke Roma. Khusus untuk budget arlines, pilihannya ada 2 yaitu Easyjet dan Ryan Air. Saya memilih menggunakan Easyjet. Pesawat budget airlines ini warnanya oranye mirip dengan Jetstar. Kabinnya kecil dan barang bawaan mesti dimasukkan ke kabin. Bila ingin menggunakan bagasi mesti bayar lagi. 

Karena saya bookingnya dadakan harga tiketnya jadi lebih mahal, sekitar 60 euro atau Rp954.000. Padahal bila booking jauh - jauh hari harganya bisa jadi sekitar 45 euro atau Rp715.000 saja. Karena tiket sudah tangan, saya pun beranjak menuju bandara Orly. Bandara kedua di Paris ini terletak 13 kilometer dari selatan Paris. Untuk menuju ke bandara Orly, saya menggunakan metro tujuan bandara dengan perjalanan memakan waktu sekitar 35 menit. Harga tiketnya 12,05 euro atau Rp191.500.

BACA JUGA:

Simpel Tetapi Penuh Statement, Gaya Make-Up Favorit Supermodel Kimmy Jayanti4

Kesalahan Sederhana di Dapur namun Fatal, Hentikan Sekarang Juga Yah Moms!

4 Kesalahan Sederhana di Dapur namun Fatal, Hentikan Sekarang Juga Yah Moms!

Lucunya Hamlet, Babi Beruntung yang Bisa Terbang Keliling Dunia

Bandara Orly terlihat modern dan sangat bersih. Sayangnya disini keamanan bandaranya sangat ketat. Petugas keamanan memeriksa tas saya sedetail mungkin dan mengambil beberapa barang yang ukurannya lumayan besar seperti kosmetik. Khas orang Prancis, mereka mengambil beberapa kosmetik milik saya sambil ngomel dalam bahasa Prancis.

Penerbangan ke Roma memakan waktu sekitar 2 jam. Penerbangan yang saya ambil adalah penerbangan sore. Saat mendarat di bandara internasional Fiumicino jam sudah menunjukkan pukul 9 malam. Waktu di Paris dan Roma sama. Meski secara geografis saya sudah berada di Italia, tapi perjalanan saya belum berakhir karena masih harus menuju ke pusat kota Roma. 

Ada berbagai pilihan untuk menuju pusat kota Roma diantaranya dengan kereta, shuttle bus dan bus. Loket tiket untuk bus ada di dekat pintu kedatangan bandara yang juga sering disebut bandara Leonardo Da Vinci ini. Demi menghemat waktu saya akhirnya memilih menggunakan bus menuju kota. Tiketnya harganya 5 euro atau Rp79.500, perjalanan menempuh waktu selama 45 menit menuju stasiun Termini. 

Perjalanan dengan bus lumayan lancar. 45 menit kemudian saya turun di stasiun Termini di Roma. Inilah stasiun kedua terbesar di Eropa setelah  stasiun Paris Gare du Nord. Termini merupakan pusat untuk transportasi publik di dalam kota Roma seperti metro, tram dan bus. Termini juga memiliki layanan kereta ke banyak kota besar di Italia dan ke kota - kota di Eropa lainnya seperti Jenewa, Muenchen dan Vienna. Bangunannya tampak modern berdampingan secara kontras dengan gedung-gedung kuno di seberangnya. 

Karena saya belum sempat makan sejak di Paris, saya menuju ke restoran India halal yang berada di depan stasiun Termini. Di gedung ini juga ada McDonalds. Disinilah saya bertemu dengan teman sesama orang Asia yang kemudian mengantar saya keliling Roma dengan menggunakan sepeda motor. 

Yeay, Selamat datang di Roma, Benvenuti a Roma!

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini