nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jelang Hari Stroke Sedunia, Kenali Apa Itu Penyakit Stroke, Gejala hingga Resikonya

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Rabu 25 Oktober 2017 18:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 25 481 1802291 jelang-hari-stroke-sedunia-kenali-apa-itu-penyakit-stroke-gejala-hingga-resikonya-W2N063Xztv.jpg

PENYAKIT stroke termasuk salah satu penyakit mematikan yang sudah terdengar akrab di telinga setelah penyakit jantung. Tapi tahukah Anda apa itu stroke, penyebab, gejala hingga resiko yang harus ditanggung oleh penderitanya?

Karena termasuk penyakit mematikan, stroke mendapat perhatian lebih oleh dunia kesehatan. Setiap tanggal 29 Oktober selalu diperingati Hari Stroke Sedunia yang tujuannya untuk mengingatkan masyarakat akan bahayanya penyakit stroke sehingga lebih perduli pada kesehatan agar terhindar dari stroke.

Ditemui di Jakarta, Rabu (25/10/2017) dr. Lily S. Sulistyowati, MM., Direktur Pencegahan & Pengendalian Penyakit Tidak Menular, Kementerian Kesehatan memaparkan seluk beluk seputar stroke.

(Baca Juga: Museum Tekstil Ternyata Simpan Keistimewaan yang Jarang Orang Tahu)

Apa itu stroke?

Menurut WHO stroke adalah gejala-gejala defisit fungsi saraf yang diakibatkan oleh penyakit pembuluh darah otak, bukan oleh sebab lainnya. Gangguan fungsi saraf pada stroke diakibatkan oleh gangguan peredaran darah otak non traumatik.

Stroke merupakan penyebab disabilitas nomor satu dan penyebab kematian nomor dua di dunia setelah penyakit jantung baik di negara maju maupun negara berkembang.

Cara deteksi dini gejala stroke

Konsep utama dalam penanganan stroke adalah memberikan pengobatan dalam waktu sesegera mungkin saat serangan terjadi. Namun masalahnya, masyarakat belum paham betul apa saja gejala awal dari stroke sehingga banyak yang tidak mendapat penanganan tepat.

(Baca Juga: Nyesek! Ini Tanda-Tanda Pacar Anda Belum Lupakan Mantan, Masih Memendam Rasa Cinta)

Tapi sebenarnya ada alat penilaian sederhana untuk mengenali gejala stroke yakni "SEGERA KE RS" yakni SEnyum tidak simetris, Gerak separuh badan melemah secara tiba-tiba, bicaRA pelo atau terpatah-patah hingga tidak dapat bicara sama sekali, Kebas atau baal, Rabun serta Sakit kepala hebat yang muncul secara tiba-tiba.

Resiko stroke bisa sampai mematikan

Stroke sesuai tingkatannya bisa sampai menyebabkan kematian atau kecacatan yang otomatis mampu menurunkan status kesehatan dan kualitas hidup penderitanya stroke. Selain itu akan ada beban tambahan bagi keluarga terkait biaya kesehatan yang tentunya tidak sedikit.

(Baca Juga: Robin Lim, Pahlawan Ibu Hamil dari Amrik, Dedikasikan Hidup untuk Wanita Indonesia)

Jadi dibanding mengobati, akan jauh lebih baik jika mencegahnya sejak dini. Jalani pola hidup yang sehat agar tubuh bugar dan semua penyakit termasuk stroke enggan menyerang.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini