nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

UNCOVER INDONESIA: Agats, Kota di Atas Papan yang Tampil Menawan

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 26 Oktober 2017 14:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 26 406 1802825 uncover-indonesia-agats-kota-di-atas-papan-yang-tampil-menawan-Zm90l33vIb.jpg Kota Agats, Ibukota Asmat (Foto:Indonesiakaya)

INDONESIA terbentang dari Sabang sampai Merauke. Luasnya daerah Indonesia membuat negara ini menjadi salah satu negara terkaya di dunia.

Sumber daya alam dan pemandangan alam yang begitu memukau menjadikan Indonesia selalu memiliki tempat di hati para traveler dunia. Tidak sedikit pula daerah-daerah di Indonesia yang belum dijamah oleh wisatawan, hal ini membuat Indonesia semakin membuat penasaran.

Salah satu daerah yang masih belum banyak diketahui para traveler tersebut ialah Agats. Ibukota dari Kabupaten Asmat, Provinsi Papua ini berada di pesisir selatan Papua dan menghadap ke laut Arafura.

BACA JUGA:

Indonesia Pelopori Asia Pasific Food Forum, Bahas Tantangan Kesehatan dan Krisis Pangan

Agats dihuni oleh Suku Asmat yang menjalani kehidupan dengan cara yang cukup tradisional. Salah satu bukti ketradisionalan Suku Asmat, mereka masih percaya pada mitos yang berupa kutukan wilayah Agats akan selalu basah dan jadi rawa untuk selamanya.

Daerah Agats yang berada di rawa membuat penduduknya harus mendirikan kota di atas papan-papan yang disusun. Susunan papan-papan yang menjadi dataran bagi daerah Agats dan membuat ibukota kabupaten tersebut jadi tampil unik serta berbeda dari daerah lainnya di Indonesia.

 

Melansir dari laman Indonesia Kaya, Kamis (26/10/2017), seluruh jalan di kota menyerupai jembatan yang dibuat dari kayu besi. Semua jalan-jalan di Kota Agats pun tampak seperti dermaga.

Rumah-rumah penduduk juga dibangun menyesuaikan dengan kondisi alam yang ada. Mereka membangun rumah dalam bentuk panggung yang disusun atas kayu, batang pohon sebagai penopangnya dan susunan papan-papan sebagai lantai rumah.

 BACA JUGA:

Diperkosa 20 Orang, Siswi SMP Trauma Berat, Pelakunya Harus Dihukum Berat

Seiring dengan berkembangnya pembangunan, jalan-jalan yang terbuat dari kayu besi pun disulap menjadi jalan-jalan yang tebuat dari beton yang lebih kuat dari kayu. Sementara, rumah-rumah semakin modern dengan atap dari seng atau asbes.

Suku Asmat yang mendiami daerah Agats menganut kepercayaan animisme, yang artinya mereka masih percaya akan roh, yang juga ada pada benda-benda tidak bernyawa seperti patung. Maka, tidaklah heran jika banyak dari penduduk yang masih membuat ukiran, patung dan pahatan. Pasalnya, mereka menjadikan seni tersebut sebagai oenggambaran dari keselarasan dan keharmonisan hidup bersama dengan alam, manusia dan para roh yang menjadi nafas utama dalam setiap karya

Bagi Anda yang penasaran dengan kehidupan Suku Asmat di Agats dan ingin merasakan kegiatan sehari-hari mereka, Anda dapat mencapai dari Kota Timika dengan menggunakan kapal laut atau pesawat perintis.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini