nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OKEZONE WEEK-END: Mengapa Masa Muda Identik dengan Belajar, Pacaran Hingga Tawuran? Ini Pandangan Psikolog

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 29 Oktober 2017 09:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 27 194 1803936 okezone-week-end-mengapa-masa-muda-identik-dengan-belajar-pacaran-hingga-tawuran-ini-pandangan-psikolog-TAR54MVqZn.jpg Ilustrasi anak muda (Foto: Poonam Sharma )

BULAN Oktober ini, setiap tahunnya Indonesia selalu memperingati salah satu momen bersejarah bagi negeri ini, yakni Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap pada 28 Oktober.

Pemuda dengan segala energi dan ide-idenya, memang memberikan kontribusi untuk perjalanan sejarah negeri ini. Dari masa penjajahan, kemerdekaan, hingga zaman modern seperti sekarang.

Akan tetapi tidak dipungkiri, di sisi lain masa muda memiliki imej sebagai masa belajar, pacaran, bahkan hingga tawuran. Kemudian, sebenarnya mengapa sih masa muda itu identik dengan masa-masa belajar, mulai mengenal cinta dengan memadu kasih dengan lawan jenis, bahkan emosi yang bergejolak dengan sering terjadinya tawuran antar pemuda? Menjawab hal ini, maka Okezone pun bertanya kepada Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S. Psi sebagai seorang psikolog.

Vera menyebutkan bahwa masa muda, masa remaja adalah waktu di mana individu sedang menggali identitas diri.

“Masa remaja itu merupakan dimana individu menggali identitas dirinya, tentang siapa dirinya, kemampuan apa yang dimiliki, arti dirinya bagi orang-orang sekitarnya, serta dimana posisi dirinya di tengah masyarakat. Di waktu ini, individu juga menyiapkan dirinya untuk menjadi dewasa muda karenanya pendidikan menjadi penting untuk menentukan masa depan pekerjaan mereka nantinya. Menjadi dewasa juga artinya punya pasangan hidup, berkeluarga dan lain-lain, karena itu di masa remaja, individu mulai berekplorasi mencari hubungan yang bermakna (pacaran) untuk menyiapkan kehidupan nantinya di masa dewasa,” papar Vera saat dihubungi Okezone baru-baru ini.

Lebih detail Vera juga menjelaskan, masa muda masa remaja memang tidak bisa lepas dari pergolakan emosi, maka tak heran masa muda juga identik dengan yang namanya tawuran. Di mana hal tersebut, disebabkan adanya faktor ketidakstabilan emosi pada masing-masing individu.

“Remaja memang diwarnai dengan emosi yang belum stabil. Pengambilan keputusan masih lebih banyak dipengaruhi oleh emosi karena bagian otak yang membantu pengambilan keputusan secara rasional belum terbentuk sempurna. Baru sempurna di usia 20 tahun. Oleh karena itu, remaja amatlah mudah melakukan hal-hal yang didasari emosi saja seperti tawuran,” imbuhnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini