Memaknai Sumpah Pemuda, Generasi Muda Harus Lebih Bijak Berpendapat Menanggapi Isu yang Berkembang

Annisa Aprilia, Jurnalis · Sabtu 28 Oktober 2017 19:25 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 28 196 1804310 memaknai-sumpah-pemuda-generasi-muda-harus-lebih-bijak-berpendapat-menanggapi-isu-yang-berkembang-4lTO7J6b7m.jpg Ilustrasi (Foto: Wordpress)

PERINGATAN Hari Sumpah Pemuda 2017 kali ini tampak berbeda. Pemuda dan pemudi yang termasuk dalam generasi milenial tampaknya cukup memaknainya dengan cara yang berbeda dari yang biasa.

"Di hari Sumpah Pemuda ini gua akan menularkan semangat muda gua ke muda-mudi Indonesia, usia boleh dewasa, tapi harus tetap berjiwa muda, dan berpikirlah dari segala arah," ucap Ranggi Gerbang, ketika diwawancarai Okezone di acara grand launching Canabeans Coffee di kawasan Alam Sutera, Sabtu (28/10/2017).

Generasi milenial yang jadi ujung tombak perubahan memegang peranan penting dalam sebuah kemajuan negara. Zaman yang telah berubah dengan tren-tren yang ada harus diimbangi dengan tindakan dan sikap yang juga dapat lebih bijak.

Kebijakan tersebut tidak hanya dihafalkan tapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih di zaman yang sangat mudah menyampaikan pendapat dan informasi seperti sekarang. Jika pemuda tidak bijak dalam menyampaikan pendapat, maka bisa jadi pendapat yang diutarakan itu berubah jadi boomerang, yang membahayakan dirinya sendiri.

"Kalau anak zaman sekarang kan sebagian besar bisa dibilang sumbu pendek alias gampang kepancing. Denger isu yang belum pasti langsung kepancing emosinya," tambah Ranggi.

Artis yang selalu ceria dan ramah pembawaannya tersebut, juga menganjurkan pada anak-anak muda zaman sekarang agar lebih bijak lagi menyikapi isu-isu yang tengah berkembang dan memanas. Ia menuturkan dirinya kerap mencari tahu terlebih dahulu sumber berita yang ia dapat sebelum mengeluarkan pendapatnya.

"Kalau ada suatu hal gua pasti ga langsung ikut yang pro, tapi gua jadi kontra dulu. Gua bakal cari tahu dulu alasan si kontra itu berpikir, baru kalau si kontra itu salah gua akan jadi pro," tambahnya.

Sebagai pemuda dan pemudi, Ranggi mengatakan sebaiknya menganalisis terlebih dahulu sebuah berita dan lihat dari sumber yang lain. Untuk mengunggah sebuah postingan, sebagai pemuda dan pemudi yang berpendidikan serta melek teknologi, Ranggi menyarankan agar tidak boleh asal mengeluarkan pendapat.

"Gua akan menganalisis suatu berita terlebih dahulu sebelum berpendapat. Cari dari berbagai sumber. Kalau mau posting juga ga boleh asal, harus cari tahu terlebih dahulu sumbernya baru boleh berpendapat," ucapnya.

Lebih lanjut, Ranggi juga mengingatkan, dalam berpendapat apalagi mengkritik sebaiknya harus dibarengi dengan saran. Sebab, jika seseorang mengeluarkan pendapat yang mengkritik tanpa adanya saran, bisa-bisa pendapat itu menjatuhkan seseorang.

"Boleh berpendapat, mengkritik, tapi harus bijak. Jangan sampai lu ngekritik tapi ga kasih saran, itu jatuhnya bisa ngebully," tutupnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini