Ikut Kegiatan Ekspedisi NKRI, Pemuda Indonesia Bisa Lebih Mengenal Keragaman Nusantara

Vessy Frizona, Jurnalis · Senin 30 Oktober 2017 14:23 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 30 196 1805002 ikut-kegiatan-ekspedisi-nkri-pemuda-indonesia-bisa-lebih-mengenal-keragaman-nusantara-KHB9UJ8edC.jpg Mengenal keragaman Nusantara (Foto: Vessy/Okezone)

HARI Sumpah Permuda baru saja diperingati 28 Oktober lalu. Namun, semangat anak muda untuk terus berperan aktif membangun bangsa dan mengenal keragaman nusantara harus terus berlanjut. Peran pemuda bukan hanya penting, tapi juga sangat dibutuhkan.

Mengingat kawasan Indonesia tersebar dari Sabang sampai Merauke yang terdiri dari pulau-pulau besar dan kecil, kota hingga desa-desa terpencil yang berada di pelosok wilayah perbatasan. Pemuda Indonesia tidak boleh acuh, mereka harus mengenal kawasan dan keragaman nusantara.

(Baca juga: GAWAT! Tanpa Sadar 6 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Ginjal)

Menurut Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Puan Maharani, perbatasan mesti menjadi daerah pertahanan paling kuat bagi Indonesia. Diharapkan Nasionalisme pada generasi muda dapat terwujud melalui kegiatan Ekspedisi NKRI dan Pengabdian PMK.

"Jadikan kegiatan tersebut sebagai bentuk memahami keragaman Nusantara,” ujar Menteri Puan saat berkunjung ke wilayah perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini Sota, Merauke, baru-baru ini.

Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 tersebut merupakan momentum dan contoh bagi anak-anak muda untuk membangkitkan wawasan kebangsaan, bakti sosial dan membantu percepatan pembangunan daerah. Ekspedisi NKRI sendiri telah berlangsung sejak 3 Juli-28 Oktober 2017 untuk koridor Papua Selatan, meliputi Merauke, Asmat, Sarsang, Sota, dan derah-daerah lainnya.

(Baca juga: VIRAL! Anjing Ini Saja Punya Hobi Berpelukan, Masa Kamu Enggak?)

Seorang pemuda asal Gorontalo yang merupakan peserta ekspedisi NKRI, Melisa menceritakan pengalamannya selama mengikuti kegitan. Ia mengaku banyak menemukan flora dan fauna baru selama melakukan ekspedisi di sub.koridor wilayah Asmat dan kegiatan tersebut memang memberi wawasan kebangsaan untuk dirinya dan tim.

"Selama ekspedisi berlangsung hasil temuan tim kami mencapai 252 jenis flora dan fauna. Temuan yang paling unik ada ular kaki empat, ular patola, kura-kura moncong babi, anggrek, burung kasuari, kelelawar jenis baru yang belum ada namanya, dan masih banyak lagi," kata Melisa saat berbincang kepada Okezone, saat acara puncak ekspedisi NKRI di Merauke.

(Baca juga: Ikan Kuah Kuning Bikinan Menteri Yohana Rasanya Juara!)

Hasil temuan peserta Ekspedisi NKRI koridor Papua Selatan kemudian dipamerkan di lapangan Pemda Merauke, Jalan Brawijaya Merauke. Pameran tersebut dihadiri oleh Menteri Puan bersama dua menteri wanita lainnya, yaitu Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise dan Menteri Kesehatan, Nila Moeloek. Mereka mengunjungi stand-stand pameran yang berisi ragam informasi seputar penelitian peserta selama ekspedisi NKRI berupa penelitian geologi, potensi bencana, serta sosial budaya masyarakat Papua di daerah terpencil.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini