nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

STUDI: Batasi Penggunaan Smartphone 2 Jam Sehari pada Remaja, Tidur Jadi Lebih Nyenyak

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Senin 30 Oktober 2017 13:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 10 30 481 1804911 studi-batasi-penggunaan-smartphone-2-jam-sehari-pada-remaja-tidur-jadi-lebih-nyenyak-8j2v8FGDtI.jpg Ilustrasi (Foto: Zeenews)

TEKNOLOGI membuat hidup jauh lebih sepakat. Tapi, di sisi lain teknologi juga bisa menjadi penyumbang utama berbagai masalah kesehatan, terutama di kalangan anak muda.

Menurut para ilmuwan, remaja semakin mengabaikan pola tidur mereka karena sibuk menghabiskan waktu bermain smartphone atau gadget lainnya. Penelitian tersebut mengungkapkan, remaja tidur lebih sedikit berjam-jam per malam daripada generasi yang lebih tua.

(Baca juga: GAWAT! Tanpa Sadar 6 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Ginja)

Seharusnya, agar lebih produktif sebagai siswa, para ahli percaya bahwa tidur 9 jam setiap malam diperlukan. Kurang dari 7 jam dianggap kurang tidur.

Periset dari San Diego State University dan Lowa State University di Amerika Serikat memeriksa data lebih dari 360.000 siswa sekolah yang ikut serta dalam sebuah survei. Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Sleep Medicine menemukan, sekira 40% remaja pada 2015 kurang tidur dari 7 jam semalam, yaitu 58% lebih banyak daripada tahun 1991, dan 17% lebih banyak dari tahun 2009.

(Baca juga: VIRAL! Anjing Ini Saja Punya Hobi Berpelukan, Masa Kamu Enggak?)

Dengan menggali lebih jauh data tersebut, para periset mengetahui bahwa semakin banyak waktu yang dilaporkan orang muda, semakin sedikit tidur yang mereka dapatkan. Remaja yang menghabiskan 5 jam sehari secara online 50% lebih mungkin tidak cukup tidur dari teman sebayanya yang hanya menghabiskan 1 jam online setiap hari.

Mulai sekira tahun 2009, penggunaan smartphone melonjak, yang menurut periset mungkin bertanggungjawab atas kenaikan 17% (antara 2009-2015) dalam jumlah siswa yang tidur kurang dari 7 jam. Kabar buruknya, gelombang cahaya yang dipancarkan smartphone dan tablet dapat mengganggu ritme tidur alami tubuh, apa artinya? "Waktu tidur remaja secara mayoritas mulai menjadi lebih pendek," kata Jean Twenge dari San Diego State University di AS yang dikutip Zeenews, Senin (30/10/2017).

(Baca juga: Ikan Kuah Kuning Bikinan Menteri Yohana Rasanya Juara!)

Remaja mungkin mengimbangi kekurangan tidur dengan tertidur pada siang hari, kata Zlatan Krizan dari Lowa State University. Tapi, hal itu akan mengganggu aktivitas remaja sebagai seorang siwa.

"Tubuh kita akan mencoba memenuhi kebutuhan tidurnya, yang berarti tidur akan mengganggu kehidupan dan lingkungannya. Remaja mungkin tidur siang pada akhir pekan atau mereka mungkin mulai tertidur di sekolah," tutur Zlatan.

(Baca juga: Tulang Rentan Diserang Sel Kanker, Ini Trik Mengetahui Gejalanya)

Bagi banyak orang, smartphone dan tablet merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, jadi kuncinya adalah moderasi kata Twenge.

Menurut Twenge, membatasi waktu penggunaan smartphone sampai 2 jam sehari sangat diharuskan. Hal ini agar para remajabisa mendapatkan tidur yang nyenyak dan berkualitas.

"Mengingat pentingnya tidur, baik untuk kesehatan fisik dan mental, baik remaja maupun orang dewasa harus mempertimbangkan apakah penggunaan smartphone mengganggu tidur mereka," sarannya.

"Sangat penting untuk tidak menggunakan smartphone phone atau perangkat berlayar sebelum tidur, karena bisa mengganggu proses Anda tertidur," pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini