Pria Obesitas Tingkatkan Risiko Kanker Penis

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 31 Oktober 2017 00:30 WIB
https: img.okezone.com content 2017 10 30 481 1805288 pria-obesitas-tingkatkan-risiko-kanker-penis-4iHwhBNqDR.jpg Ilustrasi kanker penis (Foto: Drshrid)

ANDA semua tentu tahu bahwa kelebihan berat badan membawa dampak negatif untuk kesehatan. Obesitas dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, hingga stroke. Pada pria, obesitas ternyata bisa menyebabkan kanker penis.

Lingkar pinggang maksimal seorang pria adalah 90 cm. Jika sudah melebihi, maka ia harus menurunkan berat badannya. Apabila tubuh dan perut yang membesar dibiarkan, hal itu bisa menyebabkan penis terkubur atau menyusut. Hal itu lantaran penis tersembunyi di bawah kulit perut, paha, dan skrotum. Kondisi ini disebut juga penis tidak meluas ke luar tubuh.

BACA JUGA:

GAWAT! Tanpa Sadar 6 Kebiasaan Ini Bisa Merusak Ginjal

VIRAL! Anjing Ini Saja Punya Hobi Berpelukan, Masa Kamu Enggak?)Baca juga: Ikan Kuah Kuning Bikinan Menteri Yohana Rasanya Juara!

Gejala utama dari penis yang menyusut adalah terlihat semakin pendek. Menurut Cleveland Clinic, penyusutan penis membuat pria mengeluarkan urin di kulit skrotum atau paha ketika buang air kecil, baik yang dilakukan secara berdiri maupun duduk. Bila sudah begitu, maka yang terjadi adalah infeksi di saluran kemih dan area genital. Akibatnya kulit yang menutupi kepala penis bisa menjadi meradang .

Tak sampai di situ, penyusutan penis membuat pria tidak bisa ereksi. Kalaupun bisa, akan ada rasa sakit yang timbul dan kesulitan untuk melakukan penetrasi saat berhubungan seks. Tentu hal ini bisa membawa masalah terhadap kepercayaan diri seorang pria.

Selain obesitas, ada faktor lain yang menyebabkan penis terkubur atau menyusut. Pertama, kelainan saat lahir. Kelainan itu menyebabkan ligamen pada struktur penis lebih lemah. Kedua adalah lymphedema, suatu kondisi di mana daerah sekitar skrotum mengalami pembengkakan karena kumpulan cairan getah bening. Ketiga, sehabis operasi kanker prostat. Operasi ini membuat ukuran penis menjadi lebih pendek kira-kira satu inci.

BACA JUGA:

 Tulang Rentan Diserang Sel Kanker, Ini Trik Mengetahui Gejalanya

VIRAL! Anjing Ini Saja Punya Hobi Berpelukan, Masa Kamu Enggak?

Penyusutan ukuran penis harus segera diatasi karena jika dibiarkan bisa membawa sejumlah masalah. Penis yang dibiarkan menyusut akan menyebabkan pembengkakan kronis karena infeksi. Jika tiba gilirannya dapat menyebabkan kanker penis.

Cara yang bisa dilakukan adalah pengobatan, penurunan berat badan, konseling psikologis, hingga operasi. Bila pria mendapati penisnya semakin menyusut, penting baginya untuk segera menemui dokter. Demikian seperti yang dilansir dari Express, Senin (30/10/2017).

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini