nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gadis Asal Kanada Ungkap Tindakan Pelecehan Seksual oleh Gurunya Menggunakan Kapur

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 31 Oktober 2017 21:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 10 31 196 1806068 gadis-asal-kanada-ungkap-tindakan-pelecehan-seksual-oleh-gurunya-menggunakan-kapur-VASDduIsFf.jpeg Ilustrasi (Foto: Bustle)

SEKOLAH sejatinya adalah tempat untuk menuntut ilmu dan melakukan berbagai kegiatan positif yang dapat membentuk karakter siswa. Namun terkadang hal itu bisa tercoreng bila ada segelintir oknum yang bertindak tidak semestinya. Sebut saja tindakan bullying yang bisa membuat seorang siswa tertekan. Hal yang lebih parah adalah pelecehan seksual yang dilakukan oleh seorang guru terhadap siswanya.

Kejadian ini tidak hanya terjadi di Tanah Air. Seorang perempuan asal Kanada menceritakan pengalamannya mengalami pelecehan seksual saat duduk di bangku SMA. Pengalaman pahit itu ia ceritakan melalui akun Twitter pribadinya, @JodiesJumpsuit. Meskipun sudah terjadi 20 tahun lalu, JodiesJumpsuit masih mengingat ceritanya secara detail.

JodiesJumpsuit mengatakan kejadian bermula saat ada seorang guru laki-laki yang senang meletakkan alat kelaminnya di atas meja siswa perempuan. Melansir dari Bustle, Selasa (31/10/2017), guru tersebut akan membuka celananya lalu menggosokkan alat kelaminnya tepat di depan wajah siswi perempuan. Peristiwa itu terjadi berulang kali namun sayang tidak ada yang berani mengungkapkannya ke pihak sekolah.

JodiesJumpsuit termasuk siswi perempuan yang mengalami tindakan asusila tersebut. Berbekal kecerdikannya, dia menggagas rencana untuk membuat gurunya jera. Untuk merealisasikan rencananya, JodiesJumpsuit menggunakan alat bantu yaitu kapur.

Sebelum sang guru yang senang mengajar dengan kaus polo terbuka itu datang, JodiesJumpsuit menyoret ujung meja menggunakan kapur sehingga meninggalkan noda. Pada saat guru itu datang dan melakukan aksi pelecehannya, secara otomatis noda kapur yang ada di meja menempel di celana guru tersebut tepat di bagian selangkangan dan tidak bisa dihilangkan. Hal itu membuat guru tersebut merasa malu.

JodiesJumpsuit mengatakan dia bukan seorang pahlawan dari kejadian itu. Dia hanya memutuskan untuk bermain trik agar sang guru tidak lagi berani melakukan tindakan yang tidak pantas. Terbukti pembicaraan tentang tindakan pelecehan seksual dan noda kapur yang menempel, dengan cepat menyebar di sekolah. Hal itu membuat gurunya merasa malu dan tidak melakukan tindakan pelecehan seksual lagi di kemudian hari.

JodiesJumpsuit berharap agar sang guru tidak mengulangi tindakannya meski tidak mendapatkan hukuman dari pihak sekolah. Dari 13 tweet yang ditulis JodiesJumpsuit mengenai kejadian ini, cukup banyak orang yang menunjukkan reaksinya. Maka tak heran bila cerita ini menjadi ramai diperbincangkan.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini