nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Daftar Makanan Aneh Sekaligus Menyeramkan dari Seluruh Dunia, Foodies Berani Coba?

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Selasa 31 Oktober 2017 20:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 31 298 1806008 5-daftar-makanan-aneh-sekaligus-menyeramkan-dari-seluruh-dunia-foodies-berani-coba-maySf2i3dO.jpg Ulat pohon kelapa (Foto: Travelchannel)

MEMBICARAKAN soal makanan pasti orang akan tertuju pada rasanya yang lezat. Tapi membahas soal selera ternyata ada juga beberapa orang yang justru menantang adrenalin lewat makanan. Kok bisa?

Ya, lewat makanan-makanan extreme inilah para pencinta kuliner menantang adrenalinnya. Pasalnya dibutuhkan keberanian ekstra untuk bisa memasukkan makanan aneh ini ke dalam mulut, coba saja bayangkan bagaimana sensasinya menyantap tarantula goreng? Jelas, hanya yang bernyali besarlah yang berani menelannya.

Dilansir dari TravelChanel, Selasa (31/10/2017) berikut 5 daftar makanan aneh sekaligus menyeramkan dari seluruh dunia. Jadi foodies, Anda berani menyantap yang mana?

Ulat pohon kelapa, Peru

Ulat bukanlah termasuk bahan makanan karena serangga ini biasa dipandang sebagai hewan yang menjijikan. Tapi jangan salah, di Peru masyarakatnya gemar menyantap ulat yang biasa hidup di pohon kelapa. Ulat segar yang berwarna putih kecoklatan ini punya bentuk yang cukup besar karena gemuk-gemuk, biasanya masyarakat mengolahnya dengan cara dipanggang. Bagian luar kulit ulat memiliki tekstur renyah sementara bagian dalamnya berair, jadi saat disantap akan terasa seperti menyantap kantung air yang kemudian pecah didalam mulut. Iyuh!

Hákarl di Islandia

Hákarl adalah makanan dari Islandia yang cukup aneh. Hidangan ini merupakan hasil olahan ikan hiu yang difermentasi. Bahan baku yang digunakan adalah daging hiu asal Greenland yang kemudian ditimbun dalam tanah selama berbulan-bulan lalu dikeringkan sebelum diolah lagi menjadi santapan. Daging ikan hiu ini dikabakan sangat beracun saat dalam keadaan segar. Karena proses fermentasi yang berlangsung sangat lama, ikan ini mengeluarkan aroma busuk yang memuakkan, belum lagi teksturnya yang dikabarkan seperti tekstur lilin.

Cacing karang, Samoa

Cacing tidak pernah dianggap sebagai bahan makanan karena bentuknya yang menjijikan tapi di Samoa ada hidangan yang berasal dari cacing kecil yang biasa hidup di karang laut. Cacing kecil ini banyak terdapat di pantai Samoa tepatnya di perairan Pasifik dan hanya ada dalam beberapa periode tertentu. Saat sedang musimnya, cacing ini akan sangat banyak dan jadi buruan masyarakat. Biasanya cacing disantap langsung ataupun diolah lebih lanjut dengan cara ditumis atau dimakan bersama roti tawar. Rasa cacing ini gurih cenderung asin karena hidup di laut.

Mentimun laut, Alaska

Jika Anda merasa bosan dengan makanan laut seperti cumi, abalone atau lobster, itu tandanya Anda harus mencoba sensasi lain menyantap makanan laut. Mentimun laut mungkin bisa jadi pilihan. Di Alaska, mentimun laut disajikan dengan cara ditumis dengan beberapa bumbu yang akan memperlezat rasanya. Untuk menyiapkan mentimun laut memang agak sulit karena Anda harus membelah hewan laut ini, membersihkan tubuhnya yang kenyal lalu memotong-motong sebelum memasaknya. Rasanya? Mirip seperti menyantap jeroan.

Tarantula, Kamboja

Mendengar kata tarantula pastilah bulu roma langsung bergidik. Laba-laba besar yang dikenal dengan racun mematikan ini ternyata bisa jadi makanan di Kamboja. Karena beracun, untuk mengolah tarantula pastilah dibutuhkan teknik khusus. Dimulai dengan cara mencuci hingga bersih kemudian membakarnya untuk menghilangkan bulu halus di sekujur tubuhnya, baru kemudian tarantula bisa dimasak dengan cara digoreng. Di Kamboja, tarantula digoreng bersama bumbu sederhana seperti garam, cabai dan bawang putih.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini