nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rayakan Halloween, Sudah Tahu 5 Takhayul tentang Makanan Ini Belum?

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 31 Oktober 2017 21:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 10 31 298 1806056 rayakan-halloween-sudah-tahu-5-takhayul-tentang-makanan-ini-belum-Rih1oMouOr.jpg Ilustrasi (Foto: Beniceorleavethanks)

SETIAP manusia memerlukan asupan nutrisi esensial yang hanya bisa didapatkan jika mengonsumsi makanan bergizi. Selain itu, makanan juga merupakan kebutuhan pokok setiap makhluk hidup untuk bertahan hidup, termasuk manusia.

Namun tahukah Anda, ternyata ada beberapa takhayul atau mitos tentang makanan yang berkembang di tengah-tengah masyarakat dunia. Penasaran? Berikut ulasan lengkapnya, sebagaimana dilansir Food Beast, Selasa (31/10/2017).

Pisang

Di sejumlah negara, para nelayan menganggap bahwa pisang merupakan salah satu penyebab kesialan dan mala petaka. Pisang selalu dikaitkan dengan nasi buruk seperti gagal menangkap ikan, hingga menyangkut keselamatan kru. Beberapa sumber tidak menyebutkan secara pasti asal usul mitos tersebut. Konon katanya, pada zaman dahulu bakter yang ditemukan dalam kargo pisang membunuh semua orang yang ada di dalam kapal.

Kuning telur

Sebagian orang mempercayai bahwa kuning telur merupakan lambang kesuburan. Hal ini memunculkan sebuah mitos yang menyebutkan jika seorang wanita hamil menemukan dua kuning telur saat hendak memasaknya, itu menandakan ia akan mendapatkan anak kembar. Tidak hanya itu, para petani biasanya akan menyebarkan kulit telur di kebun mereka, dengan harapan akan mendorong panen yang berlimpah.

Beras

Tidak hanya Indonesia, beberapa negara di dunia seperti Roma memiliki tradisi pernikahan yang sangat unik. Para tamu undangan biasanya akan melemparkan beras kepada pasangan pengantin sebagai harapan bahwa mereka akan mendapatkan kebahagiaan tiada tara. Tradisi ini dimulai pada zaman Roma kuno di mana beras dianggap sebagai lambang kesuburan dan kekayaan.

Anggur

Di Spanyol dan beberapa negara Amerika Selatan, malam tahun baru identik dengan menyantap 12 butir anggur. Anggur akan dimakan 12 detik sebelum malam pergantian tahun berlangsung, karena dipercaya dapat memberikan keberuntungan pada tahun yang baru.

Mi

Dalam tradisi Tionghoa, menyantap mi atau miswa di Hari Raya Imlek, dipercaya dapat memberikan umur yang panjang. Olahan mi harus disajikan dalam ukuran panjang dan tidak boleh dipotong ketika menyantapnya. Di Taiwan, hidangan ini biasanya diolah menggunakan adonan gandum tipis, lalu direbus berbarengan dengan kaldu ayam.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini