nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lucu dan Menggemaskan! China Pamer 36 Bayi Panda

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Selasa 31 Oktober 2017 09:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 10 31 406 1805475 lucu-dan-menggemaskan-china-pamer-36-bayi-panda-J6LwedvWFE.jpg Bayi Panda (Foto: Lonelyplanet)

SEBANYAK 36 bayi panda dipamerkan oleh sebuah pusat konservasi di China baru-baru ini. Hal ini merupakan bagian dari simbol konservasi yang menurunkan status panda dari terancam punah menjadi rentan.

Dilansir dari Lonelyplanet, Senin (30/10/2017), 36 bayi panda dijejerkan di sebuah pusat konservasi. Mereka yang memiliki ukuran badan beragam, dari yang paling kecil hingga cukup besar dibariskan rapi di atas dedaunan hijau. Ukuran mereka yang masih kecil memberikan pemandangan yang lucu dan menggemaskan.

Pusat pembiakan panda di China ini memamerkan kesuksesan mereka dalam mengembangbiakkan panda. Dalam satu gambar, terlihat petugas memasukkan bayi-bayi panda ke dalam kotak abu-abu. Tampak pula bayi panda yang menggenggam dedaunan bambu sebagai bahan makanannya.

Sebanyak 19 anak-anak panda dari spesies panda raksasa yang dipamerkan kali ini adalah yang lahir pada tahun ini. Mereka ditunjukkan ke hadapan publik di China Conservation and Research Centre untuk panda raksasa.

Ulah bayi-bayi panda yang lucu juga terlihat saat mereka menarik-narik celana petugas seolah merengek minta makan. Dalam debutnya itu, para bayi panda juga terlihat manja di gendongan para petugas.

Ada yang tampak tenang dan nyaman di dalam dekapan para petugas. Ada pula yang merebahkan diri dengan tenang dan merasakan waktu santainya di hadapan publik.

Sebelumnya, sebanyak 17 bayi panda raksasa juga dimunculkan ke hadapan publik di Bifengxia Base di China Conservation and Research Centre for the Giant Panda pada 13 Oktober 2017.

Kehadiran 36 anak panda ini menjadi salah satu bukti suksesnya China dalam program pelestarian panda. Negara ini sendiri disebut tidak pernah membesarkan panda yang lebih banyak dari jumlah kali ini sejak 1950-an.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini