nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kondisi Politik Catalunya Bergejolak, Pariwisata di Barcelona Terkena Imbasnya

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Rabu 01 November 2017 09:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 01 406 1806133 kondisi-politik-catalunya-bergejolak-pariwisata-di-barcelona-terkena-imbasnya-C3F8IbQOW1.jpg Kondisi politik bergejolak buat pariwisata Barcelona menurun (Foto: Travelandleisure)

KONDISI politik Catalunya yang masih bergejolak membawa kabar buruk bagi pariwisata di daerah tersebut. Setelah hasil referendum kemerdekaan Catalunya, Barcelona mengalami penurunan tajam dalam hal pariwisata.

Akibat kondisi ini, pemesanan penerbangan ke Barcelona telah turun 22 persen sejak awal Oktober. Hasil ini dilaporkan oleh perusahaan analisis data perjalanan ForwardKeys.

Menurut perusahaan riset perjalanan STR, pemesanan hotel juga menurun. Hal ini terlihat dari tingkat hunian yang turun drastis pada paruh kedua bulan ini.

"Kerusuhan politik dalam negeri hampir selalu menghalangi pengunjung dan itulah yang kita lihat sekarang," ujar CEO ForwardKeys Olivier Jager dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Travelandleisure, Rabu (1/11/2017).

Menurut Olivier, penurunan kunjungan wisatawan ini juga bisa berimbas pada bagian lain dari Spanyol. Sebab, banyak pengunjung yang datang melalui Catalunya dan berencana melakukan perjalanan keliling negeri.

"Jika krisis politik memburuk, saya khawatir kita akan melihat penurunan lebih lanjut dalam pemesanan," lanjut Olivier.

Referendum untuk mengumumkan kemerdekaan diri dari Spanyol telah diadakan oleh Catalunya pada 1 Oktober lalu. Dalam pemungutan suara tersebut, ditandai bentrokan dengan polisi dan laporan tentang penindasan pemilih.

Setelah referendum tersebut, pemerintah Catalan secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan pada Jumat lalu. Namun pemerintah Spanyol menggunakan Pasal 155 Konstitusi untuk mengambil kendali langsung pada wilayah tersebut dan mengusir pemimpin lokal.

Kondisi politik inilah yang membuat banyak wisatawan berpikir dua kali untuk berkunjung ke Spanyol lewat Barcelona. Di Spanyol sendiri, pariwisata merupakan salah satu industri terpenting dengan menyumbang sekira 11 persen dari PDB (Produk Domestik Bruto) menurut Associated Press.

Meski kunjungan wisatawan menurun, namun pakar industri perjalanan Frank Brehany mengatakan bahwa awal bulan ini kawasan tersebut tetap aman dan ramah bagi wisatawan.

"Sebagian besar warga Catalonians mendukung industri pariwisata mereka dan saat ini saya menyarankan agar Anda melanjutkan rencana perjalanan Anda namun tetap melanjutkan penilaian terhadap situasi ini," pungkas Frank Brehany.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini