nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayi dengan 2 Kepala Lahir di India, Orangtua: "Saya Berharap Anak Saya Bisa Hidup"

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Rabu 01 November 2017 13:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 01 481 1806405 bayi-dengan-2-kepala-lahir-di-india-orangtua-saya-berharap-anak-saya-bisa-hidup-HdMwFOjpoQ.jpg Bayi terlahir dengan dua kepala di India (Foto:Dailymail)

MENJADI sebuah kejadian luar biasa ketika ada bayi yang memiliki dua kepala dalam satu badan. Jangankan bayi, hewan dengan kondisi tersebut pun sangat amat jarang ditemukan.

Namun, di India, kejadian ini terjadi. Dikutip dari Daily Mail, Rabu (1/11/2017), seorang bayi laki-laki berkepala dua dengan satu badan dilahirkan di rumah sakit pemerintah Swami Ramanand Tirth di Beed, Maharashtra, India Barat, pada Minggu, 29 Oktober. Bayi tersebut dilahirkan secara operasi.

Perlu Anda ketahui, kejadian semacam ini sangat langka terjadi. Tercatat, hanya ada 1 kelahiran bayi semacam ini dalam 1 juta kelahiran di dunia. Namun, di balik keluarbiasaan tersebut, tersembunyi kekhawatiran yang luar biasa. Pasalnya, tidak ada bayi dalam kondisi semacam ini yang bisa bertahan hidup lebih dari 1x24 jam setelah kelahiran.

BACA JUGA:

Catat, Makan Sendirian Itu Tidak Sehat, Simak Penjelasannya

Mengetahui hal tersebut, orangtua bayi pun sangat berharap pada dokter dan pihak lainnya untuk bisa menyelamatkan anaknya tersebut. "Saya sangat berharap bayi ini bisa diselamatkan dan dapat hidup panjang," kata si orangtua.

 

Tapi, ditegaskan kembali dokter bahwa sekalipun orangtua menginginkan pemisahan tubuh, hal tersebut tidak akan berhasil dan pihak rumah sakit pun tidak bisa melakukan tindakan tersebut.

Bicara mengenai bayi laki-laki ini, dia saat dilahirkan memiliki bobot tubuh 3,7kg (8,15Ib). Dengan satu tubuh, bayi ini diharuskan untuk berbagi hati dan anggota tubuh keseluruhan. Tapi, diketahui bahwa dalam satu tubuh itu, si bayi memiliki paru-paru dan hati yang terpisah.

BACA JUGA:

Apa Itu Alexithymia? Kenali Ciri-Cirinya & Cara Pengobatannya

Lebih lanjut, Dr Sanjay Bansode, kepala departemen ginekologi, yang menangani si bayi mengatakan si kembar lahir dalam kondisi sehat namun dokter tahu mereka tidak memiliki kesempatan untuk bertahan hidup.

"Bayi-bayi itu adalah kasus parapagus atau anak kembar berkepala dua, yang sering lahir mati. Ini sangat jarang terjadi dan hanya terjadi 1:1.000.000 kelahiran," papar Dr. Sanjaya.

Dia menambahkan, saat dilahirkan, kebanyakan kasus bayi kembar dua kepala ini dalam kondisi sangat kritis dan mereka diharuskan untuk memakai ventilator. Tapi, tetap saja esok harinya si bayi tidak akan bisa bernapas lagi.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini