Kurang Bersyukur Terhadap Hidup, Awas Risiko Serangan Jantung Meningkat!

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 01 November 2017 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 01 481 1806508 kurang-bersyukur-terhadap-hidup-awas-risiko-serangan-jantung-meningkat-oY3iE4lSnq.jpg Ilustrasi (Foto: Theprayingwomen)

PIKIRAN positif seringkali dikaitkan dengan kesehatan mental dan emosional yang lebih baik. Jika kesehatan mental baik, maka berbanding lurus dengan aktivitasnya sehari-hari. Maka tak heran bila banyak orang yang seringkali berusaha untuk berpikiran positif terhadap hidupnya.

Tapi terrnyata, dampak berpikir positif tidak hanya sampai situ saja. Pikiran positif turut berperan dalam kesehatan fisik seseorang. Sebut saja pada kasus pasien depresi. Bila tidak segera ditangani dapat memicu masalah kesehatan. Salah satunya adalah serangan jantung.

"Pasien yang mengalami depresi dalam jangka panjang umumnya malas untuk beraktivitas fisik. Kebanyakan larinya ke makanan yang tidak sehat. Gaya hidup seperti itu yang memicu terjadinya serangan jantung," ujar dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Manoefris Kasim, SpJP (K), Sp KN, FIHA, FACC, FASCC saat ditemui di sela-sela Grand Opening RS Awal Bros Bekasi Timur, Rabu (1/11/2017).

BACA JUGA:

6 Potret Romantis Pernikahan Song Joong Ki & Song Hye Kyo, Bikin Baper Tiada Berkesudahan!

Gokil! Desa di Borobudur Ini Beri Jaminan Kesehatan Warganya, Ongkos RS Dibayar

Selain depresi, kepribadian seseorang juga dapat menyebabkan penyakit jantung. Dijelaskan oleh dr Manoefris, orang-orang yang berisiko biasanya memiliki sifat kurang mengapresiasi hidupnya, tidak bersyukur, dan seringkali mengalami kecemasan. "Mereka termasuk orang-orang dengan kepribadian tipe B. Tanda-tandanya adalah mudah marah, tidak sabaran, terlalu mengkhawatirkan atau memikirkan sesuatu, dan gampang tersinggung," tambahnya.

BACA JUGA:

Paling Ditunggu, Romantisnya Foto Prewedding Song Joong Ki dan Song Hye Bergaya Klasik

Bertahtakan Berlian, Inikah Harga Cincin Pernikahan Song Joong Ki & Song Hye Kyo?

Orang-orang dengan tipe kepribadian seperti itu cenderung memiliki adrenalin yang tinggi. Jika dibiarkan dapat merusak fungsi pembuluh darah. Rusaknya fungsi pembuluh darah memengaruhi proses penyerapan lemak ke dalam pembuluh darah yang menjadi lebih cepat. Kadar lemak darah yang terlalu tinggi dapat menghambat atau menyumbat aliran darah. Penyumbatan itu menyebabkan serangan jantung.

Maka dari itu, untuk terhindar dari masalah kesehatan, para ahli sering mengingatkan tentang pentinya pola hidup sehat. Pola hidup ini berkaitan dengan mengatur pola makan yang seimbang, beraktivitas fisik, dan mengelola stres.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini