Aturan Makan Malam dan Asupannya agar Terhindar dari Insomnia

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 02 November 2017 18:27 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 02 481 1807345 aturan-makan-malam-dan-asupannya-agar-terhindar-dari-insomnia-c1VX0U5UtI.jpg Pola makan sehat (Foto: Gudstory)

TAK sedikit orang mengalami gangguan tidur saat malam hari. Dampaknya tentu akan mengganggu kualitas tidur yang memicu penyakit dalam jangka panjang.

Padahal kalau Anda bisa istirahat, dampaknya sangat menjaga metabolisme dan sistem kekebalan tubuh. Anda akan terbebas dari penyakit yang berbahaya dalam kehidupan sehari-hari.

Periset telah menemukan, seseorang yang tidur lebih selama kurang dari 5 jam per malam, dampaknya dapat menyebabkan penyakit tidak menular di kemudian hari. Sayangnya, hanya sedikit orang yang memahami hal ini. Semakin baik istirahat Anda, semakin mudah mencapai atau mempertahankan berat badan yang sehat.

Periset telah menemukan bahwa mereka yang secara teratur tidur lebih awal selama kurang dari 5 jam per malam, 32% lebih mungkin mengalami kenaikan berat badan yang drastis. Kondisinya tentu sangat berbeda, dibandingkan dengan seseorang yang tidur 7 jam.

Studi mengungkapkan, orang yang mengonsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat olahan, cenderung butuh waktu lebih lama untuk tertidur di malam hari. Karenanya, Anda diminta untuk menghindari makanan tersebut

Lemak yang tidak sehat dapat berdampak negatif terhadap siklus tidur Anda. Apalagi bagi orang yang suka begadang, tubuh jadi makin gemuk karena terlalu banyak konsumsi makanan berlemak juga.

Selain makanan berlemak, sulit tidur jug dalat dipicu oleh makanan serba asin. Anda menjadi seperti mengidam di malam hari. Kurangi konsumsi makanan seperti itu kalau ingin tidur lancar.

Logika lainnya, bila Anda tidak cukup tidur, tubuh akan meminta makan lebih banyak kalori dan membakar sedikit lemak. Penelitian juga menemukan bahwa orang dengan kadar vitamin D yang cukup, 33% lebih kecil mengalami insomnia. Selain itu, asam lemak omega 3 yang ditemukan pada ikan seperti tuna dan salmon juga berkontribusi membuat Anda tidur nyenyak.

Tubuh Anda juga bergantung pada potassium dan magnesium yang membantu mengendurkan otot agar lebih rileks.sehingga Anda bisa tertidur lebih cepat. Begitu juga dengan makanan kaya kalsium yang menghasilkan hormon melatonin untuk memberitahu tubuh saat waktunya tidur.

Selanjutnya, orang yang mengonsumsi makanan berserat tinggi juga tidur lebih nyenyak dibanding orang mengonsumsi makanan olahan. Pada dasarnya, pemilihan waktu makan juga sangat ditentukan agar bisa tidur nyenyak.

Kalau memang ingin ngemil, sebaiknya pilih camilan sehat yang mudah dicerna. Seperti misalnya memilih roti gandum, kenari, jus ceri, biskuit gandum, susu, almond, rendah lemak, hingga teh chamomile. Demikian dilansir Boldsky, Kamis (2/11/2017).

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini