Mantab! Belasan Mahasiswa Asing Belajar Membuat Jamu Gendong

Agregasi Antara, Jurnalis · Jum'at 03 November 2017 19:14 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 03 298 1808048 mantab-belasan-mahasiswa-asing-belajar-membuat-jamu-gendong-JHvNMEQGhH.jpg Ilustrasi (Foto: Juaralife)

PURBALINGGA - Sebanyak 14 mahasiswa dari tujuh negara belajar membuat jamu gendong di Desa Beji, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, dalam rangkaian kegiatan "International Summer Course" yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Dalam kegiatan yang digelar di rumah Ketua Paguyuban Jamu Gendong Ruswati di Desa Beji, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga, Jumat (3/11/2017), belasan mahasiswa asing itu tampak antusias mendengarkan teori pembuatan jamu.

Bahkan, mereka berkesempatan mempraktikkan membuat jamu beras kencur, mulai dari menyiapkan bahan baku, menyangrai beras, menumbuk bahan baku, hingga mengolahnya.

Salah seorang mahasiswi asal Vietnam, Khan Ngoc mengaku memiliki sebuah salon kecantikan di negaranya. Menurut dia, beberapa bahan baku pembuatan jamu juga banyak ditemui di negaranya dan dimanfaatkan untuk perawatan kecantikan.

"Seperti kunyit ini, di negara saya biasa diminum dengan madu. Saya ingin belajar membuat jamu dan nantinya akan dikembangkan di Vietnam," katanya dalam bahasa Inggris.

Sementara mahasiswi asal Ceko, Lenka Rejzkova mengaku senang berkesempatan mencicipi jamu. Akan tetapi, kata dia, rasa jamu tersebut terlalu manis. "Di negara saya banyak ramuan herbal, namun rasanya tidak terlalu manis karena kalau kebanyakan gula tidak baik untuk kesehatan," ujarnya.

(Baca Juga: Tengok Yuk! Ini Foto-Foto Seragam Pramugari Jadul hingga Zaman Now)

Koordinator kegiatan, Novi Haryanti mengatakan kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara "International Summer Course" yang diselenggarakan oleh UMP dalam rangka memperkenalkan pemanfaatan tanaman herbal untuk pengobatan dan kosmetik.

Menurut dia, kegiatan tersebut diikuti 14 mahasiswa dari tujuh negara, 13 orang di antaranya datang langsung dari negaranya, yakni Republik Ceko, Bulgaria, Turki, Kamboja, Vietnam, dan Malaysia, sedangkan satu orang lainnya merupakan mahasiswi UMP yang berasal dari Korea Selatan.

"Mereka datang untuk belajar tentang jamu, pengobatan herbal, dan kosmetik herbal. Mereka sangat tertarik dengan herbal yang ada di Indonesia karena mereka mendengar banyak tumbuhan herbal di Indonesia yang dimanfaatkan orang Indonesia," kata staf Kantor Urusan Internasional UMP itu.

(Baca Juga: TERUNGKAP! Ini Alasan Kenapa Diet Biasanya Cuma Dilakukan 2 Pekan)

Ia mengatakan mahasiswa-mahasiswa asing itu terdiri atas berbagai latar belakang pendidikan, antara lain kecantikan, kedokteran, dan farmasi.

Oleh karena itu, kata dia, UMP mengadakan kegiatan "International Summer Course" selama 15 hari untuk memfasilitasi mahasiswa-mahasiswa asing tersebut dalam rangka mempelajari pemanfaatan tanaman herbal untuk pembuatan jamu, pengobatan, dan kecantikan.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini