nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TERUNGKAP! Ditemukan Ruangan Kosong di Piramida Agung Khufu

Annisa Aprilia, Jurnalis · Jum'at 03 November 2017 11:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 03 406 1807715 terungkap-ditemukan-ruangan-kosong-di-piramida-agung-khufu-E7fTjwVLTz.jpg Piramida Agung Khufu di Giza (Foto: Metro)

SEBUAH misteri kembali terungkap. Kali ini datang dari sebuah penemuan yang dihasilkan dari penelitian pada salah satu Wonder of the World.

Melansir dari Metro, Jumat (2/11/2017), sebuah misteri terungkap dan ditemukan dalam piramida besar oleh para ilmuwan. Mereka memetakannya menggunakan pencitraan berbasis sinar kosmik.

Dari penelitian mengungkap struktur internal terletak di atas galeri besar yang menghubungkan dua ruang piramida dan untuk menelusurinya para peneliti harus menempuh sekira 30 meter, menurut jurnal nature. Sementara, untuk desain dan tujuan yang tepat dari ruangan tersebut tidak diketahui. Penemuan ruang tersebut ditandai sebagai penemuan terbesar di Giza sejak abad ke 19.

Piramida Khufu berfungsi sebagai konstruksi buatan manusia yang tertinggi di dunia selama ribuan tahun. Piramida ini juga merupakan satu-satunya yang selamat dari Tujuh Keajaiban Dunia kuno yang masih ada.

Cara pembangunannya pun masih menjadi perdebatan antara para akademisi dan belum ada kesepakatan yang universal tentang penciptaannya. Kemudian, untuk mengetahui lebih lanjut tentang Piramida, para peneliti dari berbagai negara termasuk Prancis dan Jepang memulai sebuah proyek untuk memindai struktur tersebut pada Oktober 2015, seperti yang dikutip dari laman Metro.

Mereka menggunakan produk dari sinar kosmik yang dikenal sebagai muon yang hanya sebagian diserap oleh batu dan mengikuti lintasan yang sangat berbeda melalui udara Detektor dipasang di dalam Piramida, termasuk di kamar yang disebut Queen. Hal tersebut dilakukan agar Piramida dapat divisualisasikan tanpa mengganggu secara fisik, dan hasilnya menunjukkan ada sebuah ruang kosong yang berbeda dari batu.

Kemudian, setelah hasil penemuan dianalisis tiga kali, struktur yang baru ditemukan itu belum dapat dicapai secara langsung oleh peneliti manapun. Struktur tidak dapat diakses, bahkan sejak pembangunan Piramida.

Detektor Muon sebelumnya telah digunakan untuk memetakan bagian dalam reaktor nuklir Fukushima di Jepang dan diharapkan dapat digunakan untuk menjelajahi situs arkeologi lainnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini