Share

Terungkap! Tinggal Bersama Mertua Ternyata Mempengaruhi Jumlah Anak

Ajeng Dwiri Banyu, Jurnalis · Minggu 05 November 2017 12:35 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 05 481 1808701 terungkap-tinggal-bersama-mertua-ternyata-mempengaruhi-jumlah-anak-3PVajgnLem.jpg

BENARKAH pasangan suami istri yang tinggal bersama ibu mertua atau ibu sendiri dapat mempengaruhi jumlah anak yang akan dimiliki? Jawabannya, iya.

Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Royal Society Open Science menyebutkan bahwa pasangan yang tinggal di rumah salah satu orangtua dapat berpengaruh ke tingkat kesuburan.

Faktanya masih banyak pasangan suami istri, terutama yang baru menikah, masih tinggal bersama salah satu orang tuanya. Biasanya hal tersebut terjadi karena belum memiliki tempat tinggal sendiri.

Para antropolog evolusioner dari University of Vienna mencatat lebih dari 2,5 juta wanita berusia antara 15 sampai 24 tahun dari 14 negara tinggal bersama orangtua mereka. Ternyata mereka yang tinggal bersama ibu mertua atau ibu kandung sendiri cenderung memiliki anak lebih sedikit dibandingkan yang tinggal di rumah sendiri.

Penelitian di atas membantah rumor yang selama ini ada di masyarakat, yakni bisa memiliki banyak anak jika tinggal bersama ibu. "Data menunjukkan, kesuburan perempuan menjadi rendah jika ada ibu dalam kehidupan rumah tangga. Ini menarik, sebab kedua ibu di dalam rumah memiliki ketertarikan biologis yang sama, ibu berharap memiliki banyak cucu,” ujar salah satu peneliti.

Setiap negara memiliki persentase berbeda dalam hal di atas. Di Irak, sebanyak 53 persen pasangan suami istri tinggal dengan ibu mertua mereka, diikuti oleh Pakistan sebesar 41 persen. Di AS, hanya 1,5 persen menantu yang tinggal dengan ibu mertua mereka. Data sensus Australia tidak termasuk dalam penelitian ini.

(Baca Juga: Moms, Yuk Belajar Cyber Parenting untuk Hadapi Kids Zaman Now)

Tapi apakah benar tinggal bersama orang tua adalah hal yang umum? Para peneliti mencatat bahwa di seluruh dunia, hal yang paling umum adalah wanita yang tinggal dengan pasangan mereka saja.

Persentase terendah ada di Malawi dengan kurang dari satu persen dan 17 persen di Thailand. Wanita yang lebih muda lebih mungkin tinggal bersama ibu mertua atau ibu mereka sendiri ketimbang wanita yang lebih tua. Selain tinggal bersama ibu, hal lain yang mempengaruhi potensi jumlah anak adalah pendidikan, baik pendidikan di lingkungan maupun tingkat pendidikan pasangan.

(Baca Juga: Rumah Sakit Jiwa Berhantu di Korea Selatan, Dimana Semua Pasien & Staf Rumah Sakit Mati Mendadak)

Tim menyoroti bahwa faktor sosial dan ekonomi juga dapat mempengaruhi situasi seperti ini. Misalnya, wanita yang tinggal di bawah atap yang sama dengan ibu mereka atau ibu mertua mereka mungkin menghadapi "tahap kehidupan yang sulit dan rumit", seperti masalah kesehatan atau pengangguran, yang pada akhirnya dapat berdampak pada berapa anak yang mereka punya.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini