Share

Benarkah Sering Bercinta Bikin Miss V Jadi Lebih Longgar?

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 06 November 2017 22:41 WIB
https: img.okezone.com content 2017 11 06 481 1809459 benarkah-sering-bercinta-bikin-miss-v-jadi-lebih-longgar-jBPYl4Dj1e.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

BERBICARA mengenai aktivitas seksual, terdapat beberapa mitos yang masih banyak dipercaya oleh masyarakat. Salah satunya adalah semakin sering berhubungan seksual maka Miss V akan semakin longgar dan lebar. Lantas, apakah hal tersebut benar adanya?

Melansir Health, Senin (6/11/2017), ternyata ukuran Miss V tidak berkaitan dengan frekuensi berhubungan seks. "Miss V adalah area yang sangat istimewa karena memiliki banyak syaraf dan suplai darah. Selain itu, Miss V memiliki sifat alami untuk mengembang dan melebar saat terjadi penetrasi. Maka dari itu, hal ini tidak akan menyebabkan peregangan permanen meskipun sering berhubungan seksual," ujar seorang obgyn, Alyssa Dweck, MD.

Namun memang ada satu pengecualian. Menurut Dr Alyssa, setelah beberapa kali berhubungan seks, lubang Miss V akan lebih terbuka karena selaput dara yang robek. Tapi sekali lagi, robeknya selaput dara bukan hanya disebabkan oleh penetrasi. Bisa juga karena penggunaan tampon atau aktivitas berolahraga.

Selain itu, Miss V bisa menjadi lebih lebar karena melahirkan bayi melalui persalinan normal. Persalinan normal dapat meregangkan saluran dan lubang Miss V , terutama jika menggunakan peralatan seperti forceps atau vakum. "Bayangkan saja bayi seberat 3 kg bisa melewati Miss V . Tentu hal itu membuatnya lebih lebar. Meski begitu, ukurannya pasti akan kembali normal walaupun tidak 100%," tutur Dr. Alyssa.

Sementara itu, menurut ahli obgyn lain Dr. Sherry A. Ross, ukuran Miss V yang melebar karena persalinan atau penetrasi tidak akan berlangsung seumur hidup. Begitu seorang perempuan melewati masa menopause, Miss V bisa menyusut dan menjadi lebih ketat jika tidak berhubungan seks sesering sebelumnya. Hal ini berkaitan dengan penurunan produksi estrogen yang terjadi setelah menopause.

Berdasarkan keterangan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa frekuensi berhubungan seks tidak memengaruhi ukuran dan lebar Miss V . Namun sayangnya, masih banyak perempuan yang mencoba berbagai cara agar Miss V nya terasa lebih sempit karena menganggap pasangannya akan lebih tertarik.

Padahal, kaum laki-laki tidak bisa benar-benar mengetahui perbedaan antara Miss V yang dimiliki oleh perempuan perawan dengan Miss V yang dimiliki oleh perempuan yang sudah melewati persalinan normal.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini