nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dikuasai Dewa Iblis, Gunung di Bolivia Dijuluki Gunung 'Pemakan Manusia'

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 09 November 2017 09:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 09 406 1811043 dikuasai-dewa-iblis-gunung-di-bolivia-dijuluki-gunung-pemakan-manusia-ASNdy27VkJ.jpg Gunung di Bolivia (Foto: Theguardian)

DILIHAT dari kejauhan, Gunung Cerro Rico tidaklah terlihat mencurigakan atau terkesan menyeramkan. Akan tetapi, tanpa Anda ketahui gunung tersebut ternyata memiliki kisah di masa lalu yang cukup menakutkan.

Bagaimana tidak, Gunung Cerro Rico yang berada di Bolivia tersebut bahkan dijuluki gunung pemakan manusia. Gunung yang tampak begitu gagah rupanya ini juga jadi harta yang berharga bagi Kota Potosi, Bolivia. Pasalnya, dalam Cerro Rico terdapat perak yang begitu melimpah ruah jumlahnya.

Seperti yang dilansir dari The Guardian, Kamis (9/11/2017), El Cerro Rico menjadi gunung yang paling kaya di dunia karena memiliki sumber daya berupa perak yang terbesar di dunia. Berkat harta yang melimpah tersebut gunung pun bisa digunakan untuk mendanai Kerajaan Spanyol dan mengubah jalannya sejarah.

Akan tetapi, karena pengeksploitasian yang berlebihan, dan telah terjadi selama 470 tahun, penggalian meninggalkan gunung yang penuh dengan terowongan dan lubang pembuangan, yang menurut para ahli geologi yang bisa menyebabkan runtuhnya gunung.

Tidak hanya itu saja, oleh karena terowongan dan lubang bekas penggalian yang dibiarkan, pada 5 abad lalu diperkirakan sebanyak 8 juta orang telah meninggal karena aktivitas dalam gunung yang digali. Para pekerja tersebut kehilangan nyawa mereka karena banyak hal, ada yang karena aktivitas penggalian, mengidap silikosis, hingga gangguan pernapasan, dan karena itulah Gunung El Cerro Rico dijuluki gunung pemakan manusia atau Mountain That Eats Men.

Seiring berjalannya waktu dan banyaknya pekerja yang tewas di dalam perut gunung, masyarakat pun akhirnya meyakini ada makhluk lain yang memiliki tenaga selain Tuhan. Untuk itu, mereka pun mempersembahkan sesaji berupa daun koka, alkohol dan rokok, pada dewa iblis yang ada di daerah pertambangan, bernama El Tio.

Untuk menghormati El Tio dan menghindari nyawa pekerja melayang lagi, para perusahaan yang menambang perak di El Cerro Rico pun memajang patung El Tio di setiap lorong-lorong tambang. Mereka melakukan hal tersebut sebagai simbol ucapan syukur dan agar dewa melindungi para pekerja dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kini, setelah waktu bergulir cukup lama, El Cerro Rico pun masih tampak sama dari luar, namun begitu rapuh dan seperti hanya tinggal menunggu waktu untuk runtuh saja, karena begitu banyak terowongan dan lubang di dalamnya. Maka, bagi traveler yang ingin mendekati gunung, sebaiknya hati-hati.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini