nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebebasan Jadi Gaya Pola Asuh Ray Sahetapy Ajarkan Anaknya Dewasa

Annisa Aprilia, Jurnalis · Jum'at 10 November 2017 09:09 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 10 196 1811693 kebebasan-jadi-gaya-pola-asuh-ray-sahetapy-ajarkan-anaknya-dewasa-VT46zmcnUr.jpg Ray Sahetapi (Foto: M Sabki/Okezone)

KELUARGA menjadi tempat pertama dan utama seorang anak mendapatkan pendidikan dan pelajarannya hidupnya. Orangtua yang secara langsung bertindak sebagai pengajar sekaligus pendidik, biasanya akan dijadikan contoh bagi anak tersebut.

Oleh karenanya, tidak sedikit pula orangtua yang menginginkan anaknya selalu mendapatkan yang terbaik dalam hidup mereka. Untuk itu, orangtua kerap menerapkan arahan-arahan terhadap anak-anaknya agar anak mereka dapat meraih hal yang sudah direncanakan oleh para orang tua.

Namun, pada nyatanya, tidak semua orangtua melakukan hal demikian, sebab aktor Ray Sahetapy justru tidak menerapkan arahan-arahan tertentu pada anaknya. Om Ray, begitu ia disapa mengaku menerapkan pola asuh yang berbeda dengan orangtua kebanyakan. Ia tidak pernah memberi arahan pada anak-anaknya.

"Saya mengasuh itu bagaimana agar anak keluar pikirannya, itu penting karena dia hidup dari pikirannya. Tidak ada arahan tertentu, dan menurut saya itu tidak perlu," ungkapnya ketika diwawancarai Okezone di lantai 12 Gedung Inews, Jakarta Pusat, dalam kesempatan promo film Chrisye, Jumat (10/11/2017).

Alasan dibalik Om Ray menerapkan pola asuh tersebut, karena dirinya sendiri tidak terlalu menyukai arahan, dan beranggapan belum tentu pilihan atau arahan yang ia berikan pada anak-anaknya sudah tepat, bisa jadi pilihan anaknya lah yang terbaik bagi mereka.

"Saya tuh ga suka arahan soalnya, belum tentu juga arahan saya tuh bener, jadi saya berikan pada mereka pilihan," imbuhnya.

Anak-anaknya dibebaskan untuk menentukan pilihan hidupnya sendiri, termasuk dalam memilih fokus studi. Namun, dengan dibebaskannya untuk menentukan pilihan, anak-anak harus bertanggung jawab dengan keputusannya dan dirinya sendiri.

"Jangan kasih orang lain bertanggung jawab dengan diri kamu, nanti kamu enggak akan dewasa," tambahnya.

Terkait ada pilihan yang semisal tidak tepat yang telah dipilih oleh anak dan dampak dari keputusan yang telah dipilih oleh anak-anaknya, Om Ray menganggap tidak ada pilihan yang salah atau negatif di dunia ini. Namun, menurut Om Ray semua hal sebaiknya dilakukan dengan takaran yang pas.

"Tidak ada yang negatif di dunia ini, kita cuma bilang pas, pas aja. Contoh, istri saya bapaknya itu dia makan apa saja, tapi ada batasnya. Misal, saya kasih dia duren, orang kaget, kenapa dia dikasih makan duren, ya enggak apa-apa makan duren, kecuali lima biji, kalau cuma satu biji apa salahnya?" ungkapnya.

Lebih lanjut, Om Ray juga mengatakan sebagian besar manusia di dunia ini hidup dengan ketakutan, yang menyebabkan tidak bisa berumur panjang.

"Kebanyakan dari kita itu hidup dengan ketakutan, makanya umur kita enggak bisa panjang, makanya hidup itu harus bebas. Ya, kita bisa makan duren tapi sedikit, karena kalau sampai enggak sama sekali makan duren, kenapa Tuhan ciptakan duren," ucapnya.

Kebebasan dalam memilih dan menentukan pilihan dalam hidup Om Ray berikan pada anak-anaknya, dan ia cukup menjunjung tinggi kebebasan tersebut. Anak-anak Om Ray bebas memilih apa yang menurut mereka terbaik dan membuat mereka bahagia.

"Kalau dia bebas memilih, ya itu pilihan dia, kecuali saya yang suruh dia memilih, mungkin saya yang salah karena sudah menyuruh dia memilih, tapi kalau pilihan dia sendiri tentu tidak ada yang salah, karena dia memilih atas kemauannya sendiri," pungkasnya.

Saksikan Behind The Movie, Bicara Legenda Chrisye, Jumat, 17.00 WIB hanya di Okezone.com.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini