nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pernah Jatuh atau Patah Tulang Sewaktu Muda, Lebih Besar Kemungkinan untuk Menderita Osteoporosis di Hari Tua

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 10 November 2017 15:24 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 10 481 1811895 pernah-jatuh-atau-patah-tulang-sewaktu-muda-lebih-besar-kemungkinan-untuk-menderita-osteoporosis-di-hari-tua-Yl7QqivaPY.jpg Osteoporosis (Foto: Osteoporosis Australia)

BERDASARKAN data, satu dari tiga orang yang berusia lebih dari 65 tahun pasti pernah mengalami jatuh. Akibatnya, pada usia lanjut seseorang dapat mengalami osteoporosis.

Spesialis Orthopedi dari Siloam Hospital Kebon Jeruk Dr dr Franky Hartono, SpOT(K) menjelaskan, seseorang yang pernah jatuh bisa mengalami komplikasi berupa osteoporosis. Karena cedera dapat melemahkan tulang yang memicu dampak buruk.

BACA JUGA:

Foto Bareng Veteran, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Terus Berjuang Menjadi Pahlawan bagi Negeri

Peringati Hari Pahlawan, Prisia Nasution: Pejuang Sejati Tidak Diukur dari Kekuatan Ototnya, tapi dari Kekuatan Hatinya

Patah tulang pada usia lanjut paling sering terjadi di panggul, tulang belakang, dan pergelangan tangan. Penyakit ini sering dialami oleh wanita.

"Orang yang pernah jatuh sangat rentan alami patah tulang. Biasanya kalau sudah usianya lansia baru alami osteoporosis. ," katanya saat ditemui Okezone, belum lama ini.

Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang ditandai dengan pengurangan massa atau kepadatan tulang. Akibatnya, tulang menjadi keropos dan mudah patah.

Data penelitian menunjukkan, satu dari 5 pria dan satu dari 3 wanita berusia 50 tahun ke atas, mengalami patah tulang akibat osteoporosis. Karenanya, sejak muda osteoporosis harus dapat dicegah agar tidak mengganggu aktivitas harian di masa tua.

Secara alamiah, tulang mengalami tiga tahapan penting. Antara lain yakni mengalami tahap pertumbuhan, yang terjadi sampai usia 18 tahun pada laki-laki dan usia 16 tahun pada perempuan. Kemudian ada tahap pemadatan terjadi sampai usia 30 tahun, yang mana pada usia ini tulang mencapai kekuatan dan kepadatan tertinggi.

"Terjadi pula tahap penurunan setelah usia 40 tahun. Hal ini mengakibatkan penurunan kepadatan tulang secara progresif atau yang memicu osteoporosis," tambahnya.

Karenanya, menurut dr Franky, semua orang wajib melakukan pencegahan terhadap penyakit osteoporosis. Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan setiap hari sebagai berikut:

- Seseorang sebaiknya selalu aktif bergerak, dengan berjalan cepat selama 30 menit per hari agar merangsang proses regenerasi sel-sel tulang.

- Jangan lupa menjaga asupan gizi seimbang, dengan memperbanyak makan sayur dan buah, sumber protein dan kalsium yang melimpah.

- Sebelum pukul 09.00, Anda bisa berjemur di bawah sinar matahari pagi. Setiap pagi sinar mataharinya mengeluarkan tinggi vitamin D alami yang dibutuhkan untuk menjaga kekuatan tulang.

 BACA JUGA:

Nyeker' di Pelaminan, Kahiyang Kelelahan Salami 8.000 Tamu?

- Lakukan diagnosis dini melalui cara bone mass density (BMD) untuk menilai kepadatan tulang.

- Olahraga secara teratur dan hindari pekerjaan yang berat atau yang menyebabkan cedera tulang.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini