Kamu Pria Jomblo? Awas, Sering Makan Sendirian Bisa Bikin Obesitas hingga Kena Stroke!

Helmi Ade Saputra, Jurnalis · Jum'at 10 November 2017 15:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 10 481 1811904 kamu-pria-jomblo-awas-sering-makan-sendirian-bisa-bikin-obesitas-hingga-kena-stroke-5Y7RCeH5vs.jpeg Ilustrasi (ThoughCo)

BUAT pria, meskipun lagi jomblo sebaiknya kalian jangan pergi makan sendiri. Karena, sebuah studi baru menemukan, pria yang makan sendiri memiliki 45% lebih berisiko mengembangkan obesitas.

Periset di Rumah Sakit Dongguk llsan di Seoul, Korea Selatan juga menemukan hubungan antara makan sendiri dan tekanan darah tinggi, serta kolesterol tinggi. Sementara, temua mereka mengungkapkan konsekuensi kesehatan bagi pria dan wanita yang makan sendiri, efeknya jauh lebih banyak pada pria.

(Baca juga: 'Nyeker' di Pelaminan, Kahiyang Kelelahan Salami 8.000 Tamu?)

Studi tersebut meneliti 7.725 orang dewasa yang diminta untuk menyatakan seberapa sering mereka makan sendiri. Mereka menemukan, kebiasaan makan menimbulkan ancaman kesehatan bagi mereka yang makan sendiri lebih dari 2 kali sehari.

(Baca juga: Foto Bareng Veteran, Ganjar Pranowo Ajak Masyarakat Terus Berjuang Menjadi Pahlawan bagi Negeri)

Para ilmuwan juga menemukan, individu-individu ini lebih cenderung lajang, hidup sendiri dan melewatkan makan. Pria yang makan sendiri lebih dari 2 kali sehari adalah yang paling mungkin mengalami obesitas. Biasanya orang-orang ini tidak memiliki pasangan.

(Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Prisia Nasution: Pejuang Sejati Tidak Diukur dari Kekuatan Ototnya, tapi dari Kekuatan Hatinya)

Diterbitkan di Obesity Research & Clinical Practice, penelitian tersebut menunjukkan bahwa pria yang makan sendiri juga 64% lebih mungkin mengalami sindrom metabolik. Hal ini merupakan kombinasi antara diabetes, tekanan darah tinggi dan obesitas.

(Baca juga: Mengharukan! Ungkap Makna Jokowi Gendong Kahiyang dan Sungkeman yang Diakhiri Tangisan)

Sementara itu, wanita yang rutin makan sendiri 29% lebih mungkin terkena sindrom metabolik. Kondisi berbahaya, sindrom metabolik menempatkan Anda pada risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner dan stroke, menurut NHS. Dikutip dari laman Independent, Jumat (10/11/2017).

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini