nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OKEZONE WEEK-END: Perjalanan Bidan Robin Lim, Kenalkan Gentle Birth dengan Berbagai Tantangan Menyedihkan

Dewi Kania, Jurnalis · Minggu 12 November 2017 09:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 10 481 1812222 okezone-week-end-perjalanan-bidan-robin-lim-kenalkan-gentle-birth-dengan-berbagai-tantangan-menyedihkan-q9hwl9SN1T.jpg Robin Lim (Foto: Dewi/Okezone)

PERJALANAN Robin Lim mengenalkan proses melahirkan gentle birth dan membesarkan Klinik Bumi Sehat hingga sekarang tidaklah mudah. Banyak tantangan yang dihadapinya, termasuk dilarangnya proses melahirkan secara water birth oleh sebagian kalangan dokter kandungan.

Ibu Robin, sapaan akrabnya, punya hati mulia yang mau memeluk semua ibu hamil yang hendak melahirkan. Dia mengajarkan dan menginspirasi kaum hawa dengan cinta dan penuh ketenangan.

Saat pertama kali bertemu, dia tidak peduli dari kalangan siapa saja yang mengajaknya bicara. Ibu Robin tidak membeda-bedakan status, apalagi saat menolong persalinan semua wanita di tangannya.

Karakter keibuannya dan kalem membuat wanita hamil merasa nyaman ada di dekatnya. Tak pelak, dia pantas dijuluki sebagai pahlawan kesehatan yang sangat mulia, apalagi membantu mencegah kematian ibu dan bayi hingga sekarang.

Sudah sekira lebih dari 20 tahun, Ibu Robin mengabdi untuk mempertahankan kehidupan wanita. Saat melahirkan, semua wanita dimudahkan olehnya dan diiringi ketenangan.

Ibu 8 anak ini mengajarkan semua wanita modern mengenal metode melahirkan secara alami. Ibu Robin selalu berkampanye supaya semua wanita hamil dapat melewati proses melahirkan dengan gentle birth.

Kepada Okezone, Ibu Robin membeberkan makna gentle birth yang kini mulai digandrungi oleh wanita muda. Saat melahirkan bayi, mengusung suasana alami dan penuh kehangatan dari bidan.

Ibu akan merasa sangat nyaman dan hampir bebas dari rasa nyeri saat proses pembukaan rahim sebelum jabang bayi keluar. Jelang melahirkan, ibu dibebaskan untuk melakukan kegiatan apa saja yang membuatnya nyaman.

"Kita harus dukung proses gentle birth. Ibu yang akan melahirkan harus mendapatkan dukungan dan kasih sayang dari tenaga yang menolong proses melahirkan," ujarnya kepada Okezone di Klinik Bumi Sehat, Ubud, Bali, beberapa waktu lalu.

Selain gentle birth, mulanya Ibu Robin dikenal bisa membantu proses melahirkan di air atau water birth. Sayangnya, dua tahun belakangan, wanita berdarah Amerika-Filipina itu tidak bisa lagi menolong proses melahirkan dengan water birth.

Dia sedih dan menyesal, ada beberapa kalangan dokter kandungan di Indonesia yang melarang water birth. Baginya, akses itu menjadi sulit didapat dan menyulitkan dirinya.

"Saya sedih di Bumi Sehat tidak ada water birth. Semua bidan di sini sampai menangis saat klinik dibongkar dua tahun lalu," bebernya.

Apa boleh buat, nenek empat cucu ini tidak bisa berkutik dengan situasi sulitnya untuk mendapat akses water birth. Rasa sedih itu tak terbendung dan peristiwa itu tak bakal dilupakannya.

Meski demikian, Ibu Robin tetap memperjuangkan proses melahirkan gentle birth hingga kini. Dedikasinya untuk mendukung wanita hamil sangatlah tinggi. Dia tidak memandang status dan kekayaan seseorang.

Suatu hari, dia bermimpi ingin menolong wanita Indonesia dengan membuka klinik khusus ibu melahirkan. Karena didukung oleh banyak voulenteer dari banyak negara, jadilah dia mendirikan Klinik Bumi Sehat.

Sudah lama sekali, tenaga bidan di kliniknya menolong proses persalinan dengan cinta. Klinik itu berada di kawasan Nyuh Kuning, Ubud, Bali.

Dulu kliniknya hanya berupa bangunan rumah biasa dengan kamar perawatan dan ruang persalinan yang minim. Tapi sekarang, klinik di Ubud sudah dibangun megah dan modern.

Kamar nifas serta ruang bersalin pun dipenuhi dengan bed sederhana. Ada pula laboratorium, klinik umum, taman yang luas dan fasilitas lainnya.

Tak disangka-sangka, Ibu Robin punya ruang khusus yang nyaman untuk ibu hamil. Setiap wanita berperut besar kesana, sangat diperhatikan sepenuh hati

Apalagi saat jelang persalinan, ibu hamil dituntut mengikuti kelas yoga dengan instruktur profesional. Ruangannya sangat nyaman dan hawanya sejuk.

Hingga kini, klinik tersebut sudah mampu menolong 7.000 bayi yang lahir alami dan selamat. Kedekatan Ibu Robin, serta bidan lainnya kepada pasien sangatlah erat.

Saat berkunjung kesana, mereka tidak lupa dengan pasien. Siapapun bisa diterima dengan baik.

Istimewanya lagi, saat ingin melakukan prosesi persalinan di sana tak dipatok dengan biaya mahal. Khusus orang Indonesia diperbolehkan donasi berapapun jumlahnya untuk Klinik Bumi Sehat.

Namun, Ibu Robin menerapkan subsidi silang dari orang bule yang melahirkan di sana. Benar-benar wanita yang ikhlas menolong dan memanfaatkan situasi yang tepat.

Karena itulah dia pantas menyandang status pahlawan bagi ibu hamil di era sekarang. Meski bukan asli orang Indonesia, Ibu Robin sudah cinta dengan nusantara dan hidupnya sampai kapanpun untuk menolong kaum wanita kalangan apapun.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini