nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

OKEZONE WEEK-END: Keterlaluan! Tiada Tabur Bunga di Makam Pejuang yang Gugur Melawan Malaysia di Hari Pahlawan

Ade Putra, Jurnalis · Sabtu 11 November 2017 07:57 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2017 11 11 196 1812313 okezone-week-end-keterlaluan-tiada-tabur-bunga-di-makam-pejuang-yang-gugur-melawan-malaysia-di-hari-pahlawan-1POCM0fc3x.jpg TMP Balaikarangan Kalbar (Foto: Ade Putra/Okezone)

PONTIANAK - Banyak cara yang dilakukan untuk memperingati Hari Pahlawan. Pada umumnya, Taman Makam Pahlawan (TMP) banyak dikunjungi para peziarah untuk mengenang jasa para pahlawan.

Namun tidak untuk TMP di Desa Balai Karangan II, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Tempat peristirahatan terakhir para pejuang bangsa yang mempertahankan Indonesia pada masa konfrontasi dengan Malaysia pada tahun 1962 ini luput dari perhatian. Jumat 10 November 2017, di sana terlihat sepi.

"Makam Pahlawan di Sekayam ini sebagai bukti sejarah bahwa dulunya terjadi kontak senjata ketika konfrontasi dengan Malaysia pada tahun 62. Sudah sepantasnya TMP itu dibersihkan dan dirawat untuk mengenang jasa pahlawan yang gugur membela NKRI," kata Syafarani, tokoh masyarakat Sekayam.

Namun, tidak seperti yang diharapkan. Tidak ada taburan bunga. Tidak ada siraman air kembang. Tidak ada pula kegiatan ziarah di komplek TMP yang berisi lebih kurang 20 makam tersebut. TMP ini tidak terawat. Rumput liar hampir menutupi jalan masuk dan di dalam komplek pemakaman. Bahkan tumpukan sampah menghiasi salah satu sudutnya.

Melihat kondisi ini, Syafarani berharap semua elemen masyarakat lebih peduli dengan TMP yang berada di kawasan perbatasan RI-Malaysia tersebut. Juga tidak memperingati Hari Pahlawan secara seremoni semata.

Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sanggau, Hendrykus Bambang menyesalkan kondisi TMP Balai Karangan yang tidak terawat tersebut. Menurutnya, sebagai bangsa yang besar sudah menjadi kewajiban semua elemen untuk memperlakukan para pejuang yang telah berjasa kepada NKRI dengan baik dan penuh tanggung jawab.

"Keterlaluan! Kalau untuk merawat dan menjaga TMP saja kita tidak bisa, lantas apa bentuk penghargaan kepada pahlawan yang bisa dilakukan? Mana sikap patriotisme dan nasionalisme yang selalu didengungkan," kesalnya.

Dia mengajak seluruh elemen di Kabupaten Sanggau untuk merenungkan kembali makna perjuangan dan merefleksikannya arti tersebut. Dimulai dengan memposisikan para pahlawan bangsa di tempat yang paling terhormat.

"Marilah kita introspeksi kembali apa yang pantas kita lakukan dalam meneruskan cita-cita perjuangan dengan terlebih dahulu memposisikan para pahlawan bangsa ditempat yang paling terhormat," ajaknya.

Belakangan diketahui TMP ini sudah dibersihkan para pelajar SMK Al Mizan yang peduli dan mengenang para pahlawannya, Jumat sore. Sedangkan peringatan Hari Pahlawan hanya dengan upacara di kantor camat setempat. Tanpa tabur bunga.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini