nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ridderzaal, Lokasi Pahlawan Indonesia yang Berunding dalam Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda

Dada Sathilla, Jurnalis · Sabtu 11 November 2017 06:21 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 11 406 1812300 ridderzaal-lokasi-pahlawan-indonesia-yang-berunding-dalam-konferensi-meja-bundar-di-den-haag-belanda-06awVipq6g.jpg Ridderzaal Den Hag Belanda (Foto: Sabra Sathilla/Kontributor)

Napak tilas perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tak cuma bisa dilakukan di dalam negeri. Karena ada juga perjuangan yang dilakukan di luar negeri. Tepatnya di kota Den Haag, Belanda. Di dalam kastil bersejarah bernama Ridderzaal inilah para pahlawan kemerdekaan Indonesia melakukan perundingan dengan Belanda dalam konferensi meja bundar. Konferensi ini kemudian berbuah dengan kesediaan Belanda menyerahkan kedaulatan kepada Republik Indonesia Serikat. 

Menjelajahi kota Den Haag serasa napak tilas ke masa - masa perjuangan kemerdekaan Indonesia dahulu. Kota Den Haag memiliki beberapa situs yang berhubungan dengan Indonesia. Yang paling terkenal adalah Ridderzaal, sebuah kastil gothic yang menjadi lokasi diadakannya konferensi meja bundar yang diikuti oleh pemerintah Republik Indonesia, Belanda dan perwakilan berbagai negara yang diciptakan Belanda di kepulauan Indonesia.

Ridderzaal terletak di tengah Binnenhof, yang merupakan komplek gedung dan kastil kuno bersejarah yang digunakan sebagai pusat pemerintahan Belanda. Meski Amsterdam ibukota Belanda, tapi kegiatan pemerintahan dilakukan di Den Haag. Ridderzaal bisa dicapai dengan jalan kaki selama 13 menit dari Den Haag Centraal Station (stasiun pusat Den Haag), atau dengan naik sepeda.

Ridderzaal berbentuk seperti istana karena memang awalnya Ridderzaal dibangun sebagai kastil tempat tinggal pangeran Belanda. Pada abad ke-13, seorang pangeran Belanda bernama Floris IV membeli sebidang tanah di pinggir danau. Cucunya yang bergelar Floris V kemudian membangun kastil di atas tanah itu.

Lahan di sekitar Ridderzaal kemudian dibangun gedung pemerintahan pada awal abad ke-17. Ridderzaal atau Knight's hall pun akhirnya berubah fungsi menjadi kantor pemerintahan. Kini Ridderzaal digunakan sebagai tempat upacara kenegaraan, seperti pidato tahunan dari ratu Belanda.

Di Ridderzaal jugalah konferensi meja bundar diselenggarakan pada 23 Agustus hingga 2 November 1949. Disini para pahlawan kemerdekaan Indonesia seperti Mohammad Hatta dan Sultan Hamid II berunding dengan Belanda dengan disaksikan PBB demi mengakhiri agresi militer dan memperoleh kedaulatan negara yang sepenuhnya. Kedaulatan akhirnya bisa diperoleh meski Indonesia harus menanggung utang pemerintah Hindia Belanda sebesar 4,3 miliar gulden.

Di Ridderzaal yang berada di pusat Binnenhof ini selain bisa napak tilas perjuangan pahlawan kemerdekaan, juga bisa mengagumi keindahan arsitektur gothic. Di dalam Ridderzaal terdapat singgasana kerajaan Belanda yang dirancang oleh Pierre Cuypers, arsitek yang juga merancang Amsterdam Centraal Station dan Rijkmuseum di Amsterdam. Air mancur yang berada di depan Ridderzaal juga menarik untuk diamati karena berbentuk unik dan dibuat dari besi tempa. Air mancur bergaya neo-gothic di depan Ridderzaal ini juga dirancang oleh Pierre Cuypers.

Ridderzaal bisa dikunjungi dengan gratis. Untuk menuju ke Den Haag bisa menggunakan kereta atau bus dengan lama perjalanan selama 1 jam.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini