nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

WALK AND WOK: Sup Kelelawar, Uji Nyali Menyantap Hidangan Ekstrim di Kepulauan Palau

Devi Setya Lestari, Jurnalis · Senin 13 November 2017 15:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2017 11 13 298 1813162 walk-and-wok-sup-kelelawar-uji-nyali-menyantap-hidangan-ekstrim-di-kepulauan-palau-mOFOeUpDHj.jpg

MAKANAN mulai bisa dinilai lezat karena penampilannya yang menggoda. Oleh karenanya banyak koki yang memoles dengan sempurna makanan yang akan disajikan ke pelanggannya. Lalu bagaimana dengan makanan ekstrim? Bukan menarik karena tampilannya, makanan ekstreme justru menarik karena sensasinya.

Dilansir Rocketnews, Senin (13/11/2017) belakangan ini ada hidangan yang menarik banyak perhatian para pencinta kuliner, khususnya kuliner ekstrim. Penikmat kuliner ini jelas hanya orang-orang yang bernyali besar dan siap makan sambil memicu adrenalin.

Tepatnya di Republik Palau, negara yang berlokasi di sebelah utara Papua Barat, ada suguhan khas yang menggelitik untuk dicoba. Hidangan tersebut adalah sup kelelawar.

Membayangkan makan semangkuk sup hangat memang begitu menyenangkan, kepulan asap tipis beraroma khas seolah membuat tangan ingin segera tergerak untuk menyendokkan kuah sup ke dalam mulut. Namun sup yang disantap bukanlah sup ayam, atau kuah kaldu sapi, melainkan sup kelelawar yang menyajikan daging kelelawar utuh.

Reporter Rocketnews, PK Sanjun, menjajal sensasi menyantap sup kelelawar ini di salah satu restoran yang cukup ternama. Menu bat soup (with ginger) ini dibanderol dengan harga 30 USD atau sekira Rp400 ribu. PK membayangkan semangkuk sup ini berisi daging kelelawar yang sudah diolah menjadi bentuk cincangan ataupun dibuat olahan seperti bakso, ternyata tidak.

Semangkuk sup ini berisi daging kelelawar utuh yang tampaknya sengaja dibiarkan dengan bentuk aslinya. Kelelawar disajikann dengan kuah kaldu bening yang menggenangi si kelawar yang sudah tak bernyawa tersebut. Iyuuuh, bagi yang tidak memiliki nyali besar, dijamin sudah mual dan ogah masuk ke dalam restoran itu lagi.

Seorang pelayan restoran menyarankan untuk menghirup kuah kaldunya terlebih dulu, saran ini diikuti oleh PK yang langsung menyesap kuah kaldunya. Menurut PK, rasanya cukup gurih dan familiar namun aroma khas dari kelelawar ini terasa sangat asing baginya dan cenderung mengganggu.

Tak hanya sampai disitu, semangkuk sup belum juga habis, sudah muncul menu kedua. Kali ini adalah kelalawar yang disajikan di atas piring. Daging kelelawar tampak sudah bersih dari kulit dan bulu namun penampilannya jadi mengerikan karena penyajiannya disertai dengan bagian kepala dan sayap kelelawar yang dibiarkan utuh.

Sebagai garnish, koki restoran ini menyelipkan dua buah cabai merah pada bagian mata sementara cabai hijau dijadikan penghias mulut kelelawar. Meskipun sangat penasaran, namun PK sama sekali tidak berani menyentuh daging hewan bersayap ini, apalagi menyantapnya habis. Ia hanya mencicip satu gigit saja, sementara sisanya diserahkan pada orang lain.

BACA JUGA:

Sudah Olahraga tapi Diabetes Tak Kunjung Sembuh? Olahraga yang Dipilih Ternyata Salah!

Inspiratif! Punya Satu Kaki dan Tangan, Veteran Amerika Ini Berhasil Jadi Atlet Binaraga

Frustasi! "Pria Berkepala Dua" Berharap Tidur dan Tak Bangun Lagi

Mengerikan, Bayi di Pemekasan Alami Penyakit Langka, Kulitnya Menghitam dan Melepuh

 

Sebenarnya kelelawar bukanlah makanan ekstrim pertama karena sudah banyak negara yang menyajikan hewan ini sebagai makanan. Namun tampilan dan aromanya kadang membuat calon penikmatnya ogah menyentuhnya.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini