nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dibully Karena Gemuk, Wanita Ini Kini Menjadi Inspirasi Setelah Turunkan Berat Badan dari 117 Kg

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 13 November 2017 15:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 13 481 1813179 dibully-karena-gemuk-wanita-ini-kini-menjadi-inspirasi-setelah-turunkan-berat-badan-dari-117-kg-TljiTlKH2l.jpg

KEBIASAAN yang diterapkan oleh orangtua akan memengaruhi kehidupan anak kelak. Contoh, jika sejak dini orangtua sudah menerapkan pola hidup sehat seperti diet seimbang dan berolahraga, maka besar kemungkinan si anak akan terhindar dari penyakit. Tapi sebaliknya, jika orangtua membiasakan anak untuk mengonsumsi makanan yang tidak sehat, maka anak tersebut berpeluang besar mengalami obesitas.

Hal inilah yang terjadi pada Cassandra Hili. Sejak kecil, orangtuanya tidak pernah mengontrol porsi makan perempuan asal Australia ini walaupun makanan yang diberikan adalah makanan berkualitas baik. Terlebih Cassandra tumbuh di tengah keluarga besar Mediterania di mana setiap hari Minggu mereka akan berkumpul di rumah neneknya untuk makan sepiring besar pizza dan pasta.  

Maka tak heran bila Cassandra kecil tumbuh menjadi anak yang mengalami obesitas. Parahnya, teman-teman di sekolah Cassandra sering mengejeknya dengan kata-kata, “Hei, kamu gemuk. Apakah kamu tahu kamu gemuk?”. Akibat hal ini, dirinya kehilangan teman serta merasa depresi dan tidak nyaman.

Melihat ada yang tidak beres dengan kondisi anaknya, orangtua Cassandra lantas membawanya ke rumah sakit untuk berkonsultasi dengan ahli diet, ahli gizi, dan ahli fisiologi olahraga. Namun hal itu tidak berdampak banyak. Cassandra selalu merasa makan adalah kebiasaan yang membuatnya nyaman sehingga berat badannya mencapai 117 kg.

Saat dirinya menginjak usia pubertas, masalah berat badan Cassandra semakin bertambah buruk. Semula dokter menganggap hal itu berkaitan dengan diet atau pubertas. Setelah tiga tahun dan melewati serangkaian tes, dokter mendiagnosis Cassandra mengalami resistensi insulin. Diagnosis itu didapat karena semakin berat tubuh Cassandra, semakin gelap kulit di leher dan lengannya.

Diagnosis itu membuat Cassandra depresi dan kehilangan harapan. Ia tidak mau lagi berkunjung ke dokter dan mendengarkan kata orang lain. Rasa ingin menyerah dan menjalani hidup sesuai kehendak timbul di benak Cassandra. Tapi sewaktu ia mengalami cedera saat bermain dan menghabiskan waktu dengan menonton film yang dibintangi Christina Aguilera, dirinya memutuskan untuk berubah.

“Saya sangat memuja dan ingin menjadi Christina Aguilera.  Hal itu seperti mengilhami saya dan kemudian timbul keinginan untuk mengubah pola hidup,” kenang Cassandra seperti yang dikutip dari Daily Mail, Senin (13/11/2017).

Dirinya mulai mengikuti arahan ahli gizi yang sebelumnya pernah ia terima. Cassandra mulai mengonsumsi sayuran dan buah meskipun beberapa kali ia memanjakan diri sewaktu berkunjung ke rumah neneknya. Dia pun mulai berlatih treadmill selama 15 menit sehari. Lambat laun waktunya semakin bertambah.

BACA JUGA:

Sudah Olahraga tapi Diabetes Tak Kunjung Sembuh? Olahraga yang Dipilih Ternyata Salah!

Inspiratif! Punya Satu Kaki dan Tangan, Veteran Amerika Ini Berhasil Jadi Atlet Binaraga

Frustasi! "Pria Berkepala Dua" Berharap Tidur dan Tak Bangun Lagi

Mengerikan, Bayi di Pemekasan Alami Penyakit Langka, Kulitnya Menghitam dan Melepuh

Setelah merasa percaya diri, Cassandra memberanikan diri untuk melakukan jogging interval. Empat bulan kemudian dia berlari selama 15 menit penuh tanpa henti. Perjalanan menurunkan berat badannya itu ia bagikan di akun Tumblr miliknya.

“Awalnya terasa menakutkan untuk membuat foto kemajuan saya. Tapi saat saya kehilangan berat badan dan memperlihatkan kemajuan dengan penurunan berat badan, banyak orang yang berkata terinspirasi. Hal itu membuat saya bahagia,” ujar Cassandra.

Hal itu juga membuat Cassandra memiliki lebih banyak pandangan positif dan rasa mencintai diri sendiri. Dia menghargai setiap hal yang bisa dilakukan oleh tubuhnya dan merasa bersyukur. Dalam waktu dua tahun, Cassandra kehilangan separuh berat tubuhnya. Ia berhasil menghilangkan sebanyak 54 kg berat badannya.

Keberhasilannya menurunkan berat badan selama kurang lebih sepuluh tahun dan mengomunikasikan hal itu lewat situs online, membuat Cassandra percaya diri mendirikan sebuah PR agency di usianya yang baru menginjak 23 tahun.

(ade)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini