Image

Ibu Bunuh Anaknya Pakai Obat Nyamuk, Psikolog: "Masyarakat, Guru, dan Orangtua Ikut Salah!"

Vessy Frizona, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 21:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2017 11 14 196 1814089 ibu-bunuh-anaknya-pakai-obat-nyamuk-psikolog-masyarakat-guru-dan-orangtua-ikut-salah-XGpjpzUExy.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

PERISTIWA memilukan yang dilakukan seorang ibu berinisial NW (30) tega membunuh anaknya berinisial GW berusia lima tahun sungguh menyayat hati. Kejadian itu berlangsung di kediaman mereka yang terletak di Jalan Asem Raya, Nomor 1 RT 06/RW 08, Duri Kepa, Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu 11 November 2017.

Alasan ibu membunuh si anak hanya karena persoalan sepele. Nyawa anak hilang akibat kekesalan ibu yang melihat anaknya selalu mengompol saat tidur. Karena marah ibu akhirnya menyemprotkan obat nyamuk ke wajah si anak.

Menurut psikolog sosial dan forensik, Kasandra Putranto, tindakan keji si ibu sudah pasti menyalahi aturan dan tidak berprikemanusiaan. Namun, sejauh ia tidak memeriksa langsung kejiwaan NW maka ia tidak dapat memastikan apa yang terjadi dengan diri sang ibu yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu.

"Secara general kejahatan yang terjadi terhadap perempuan dan anak sudah banyak sejak tahun 1982. Meski undang-undang sudah dibuat, tapi penerapakannya kadang tak sesuai aturan yang ada," ungkap Kasandra saat berbincang dengan Okezone di Kawasan Cilandak Barat, Selasa (14/11/2017).

Tindakan yang dilakukan NW telah melanggar Pasal 80 ayat (3), Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun.

Lebih lanjut Kasandra menyatakan kejadian yang dialami anak hingga tewas, sebetulnya tidak perlu terjadi dan bisa diantisipasi. Tentunya bila seluruh komponen masyarakat sadar akan pentingnya melindungi anak-anak dan perempuan sebagai bagian dari tanggung jawab mereka.

"Berdasarkan penyelidikan dan pengakuan ibunya, katanya si anak memang sering dikasari. Terus, tetanggaya bilang sering mendengar anaknya menjerit kesakitan karena disiksa, lalu gurunya juga sering lihat anak itu memar-memar, tapi kenapa mereka enggak ada yang melapor?" Tanya Kasandra geram.

Jadi seharusnya, sambung psikolog lulusan Universitas Indonesia ini, semua komponen masyarakat sadar dan peduli sama lingkungan. Peduli anak-anak, bukan cuma anak sendiri saja.

Sebagai gambaran kronologis kejadian, awalnya NW mengaku menyemprotkan obat nyamuk ke wajah anaknya yang sedang menangis. NW mengatakan dirinya kesal lantaran sang anak kerap mengompol. Karena si anak mengompol terus NW pun langsung memukul bagian kelamin dan menggigit kuping kanan anaknya. Saat anak pingsan NW sempat membawa ke rumah sakit terdekat dengan mamakai ojek online, namun sayang nyawanya tak tertolong.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini