Image

Siap-Siap Melotot! Roti Bertabur Serpihan Emas 24 Karat Ini Dibanderol Rp400 Ribu per Potong

Annisa Aprilia, Jurnalis · Selasa 14 November 2017, 17:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2017 11 14 298 1813931 siap-siap-melotot-roti-bertabur-serpihan-emas-24-karat-ini-dibanderol-rp400-ribu-per-potong-uVthuxCgZQ.jpg Roti Lapis Emas (Foto: Dailypost)

ROTI menjadi salah satu alternatif hidangan sarapan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat  kebanyakan. Jenis roti tawar yang dilumuri dengan beragam rasa seperti selai memang jadi favorit keluarga.

Tidak seperti di Indonesia, masyarakat AS terbiasa santap roti saat sarapan atau makan siang dan malam. Maka tak heran jika di luar negeri bisnis toko roti menjamur. Seperti roti French Bread buatan koki kue Robert Didier.

Didier tidak membuat roti French seperti pada umumnya, dan bisa dibilang ukuran serta bahan-bahannya dipilih dengan menggunakan bahan yang tidak biasa, bisa membuat siapa saja yang mendengar atau melihatnya menganga lebar. Bagaimana tidak, roti French yang dibuat oleh Didier tersebut dibuat dari emas, sampanye dan bahan-bahan terpilih lainnya.

Tidak cukup sampai di situ, emas yang digunakan oleh Didier pun menurut laman Daily Post, Selasa (14/11/2017), merupakan serpihan emas 24 karat yang bisa dimakan. Oleh karena roti spesial ini dibanderol Rp440 ribu.

Roti French super mewah ala Didier memang sudah dirilis pada Oktober tahun lalu, tapi kemewahannya yang tiada banding membuat French Bread tersebut selalu berhasil membuat siapapun yang mendengar bahan-bahan pembuatannya membelalakan mata, tidak terkecuali Anda, bukan?

Menurut Didier, seperti yang tertulis dalam laman Daily Post, ia ingin menghidupkan kembali tradisi berabad-abad yang telah ditinggalkan, yaitu memasak dengan menggunakan bahan-bahan yang tidak biasa dan menjadi simbol status bagi penguasa. Termasuk menggunakan emas yang bisa dimakan dan memiliki manfaat bagi kesehatan katanya.

"Roti emas yang kami luncurkan merupakan penghormatan kepada tukang roti yang berkualitas pada 1500-an. Pada masa itu, tukang roti istana diharapkan untuk memproduksi roti yang mencerminkan status tuan atau raja," ucapnya.

Lebih lanjut, Didier juga mengatakan serpihan emas yang bisa dimakan tersebut, menurut ahli herbal berasal dari zat perangsang afrodisiak, yang berkhasiat untuk membuat sirkulasi lebih baik. Selain itu, Didier juga mengakui roti emas memang bukan makanan yang setiap hari Anda ingin makan, tapi kesempatan untuk mencobanya menjadi salah satu pengalaman istimewa dan ada faktor wow karena itu.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini